Sales Cantik Menipu Uang Ratusan Juta Rupiah di Dealer Motor

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Mengaku gaji suami sangat kecil, seorang perempuan yang bekerja sebagai sales counter di sebuah dealer motor di Ngawi, Jawa Timur, nekad menipu ratusan nasabahnya.  Dari aksinya ini,  tersangka berhasil mendapatkan uang milik para korban hingga 800 juta rupiah lebih.

Adalah EO (28) seorang wanita cantik yang bekerja sebagai sales Conter di salah satu dealer motor terkemuka di Ngawi, Jawa Timur ditangkap polisi sebab diduga telah melakukan aksi penipuan tergadap ratusan pelanggannya.

EO warga Desa Klitik, kecamatan Geneng, kabupaten Ngawi, Jawa Timur ditangkap Sat Reskrim Polres Ngawi Senin,(01/04/2019) dirumahnya setelah korban melapor ke Polres Ngawi. Ada 121 konsumen yang EO tipu.

Aksi tersangka dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun, yakni sejak tahun 2016 hingga sekarang. Total uang yang dikumpulkan tersangka mencapai 800 juta rupiah lebih.

Dihadapan petugas tersangka mengaku uang hasil menipu digunakan untuk foya-foya dan kebutuhan hidup pribadi. Ia mengaku nekad menipu karena merasa uang gaji sang suami sangat sedikit.

AKBP Pranatal Hutajulu Kapolres Ngawi menjelaskan modus yang dilakukan tersangka yakni sepeda motor cash milik konsumen dimasukan ke penyedia jasa pembiayaan atau leasing dan sebagian uangnya tidak disetor keperusahaan.

“Dari kasus ini yakni karyawan salah satu perusahaan dealer motor sejak 2016 menyalahgunakan wewenang terhadap custumer di dealer tersebut, modusnya yaitu customer membayar kontan kepada tersangka, dan oleh  tersangka  dimasukkan dalam kerdit,”kata Hutajulu.

Lanjutnya, tindak penipuan itu baru terungkap setelah para konsumen didatangi oleh pihak leasing.”Untuk memuluskan aksinya itu EO sengaja memasukan data sesuai nama konsumen, akan tetapi  data lainya seperti nomor handphone yang dimasukan ke berkas administrasi adalah fiktif atau nomor pihak lain. Hal ini dilakukan  adalah untuk mengelabui kalau pihak administrasi dealer maupun pihak kantor leasing melakukan pengecekan,”terangnya.

“Keseluruhan  total ada 121 costumer, korban yang melapor  total kerugian 800 juta, ini kami masih melakukan perkembangan lebih lanjut mungkin ada korban yang lainnya,”jelas Hutajulu.

Dari tangan tersangka polisi menyita sejumlah barang bukti, mulai dari sejumlah kwitansi pembelian sepeda motor cash, buku tabungan, hingga 11 hand phone berbagai merek.

Tersangka yang baru 7 hari melahirkan anak ke tiganya itu kini mendekam di kantor polres Ngawi dan diancam dengan Pasal 378 Sub 372 KUHP Jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun.

Sementara polisi terus mengembangkan kasus penipuan tersebut karena diduga banyak melibatkan tersangka yang lain.

Jurnalis: Ratno Utomo

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. agus berkata:

    Byuh..tegomen yow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.