Connect with us

SKI News

Nggak Main-Main! KAI Daop 7 Madiun Sapu Bersih Jalur Blitar–Talun, 13 Pos Jaga Perlintasan Baru Disiapkan

Published

on

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi terbakarnya mobil pikap di dekat pabrik pemecah batu koral, Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Rabu (29/7/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran sekaligus mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Suarakumandang.com. BERITA MADIUN. KAI Daop 7 Madiun terus tancap gas memperkuat budaya keselamatan atau safety culture. Salah satu langkah nyatanya dilakukan dengan menggelar Tilik Lintas dari Stasiun Blitar hingga Stasiun Talun sekaligus meninjau progres pembangunan gardu perlintasan baru yang menjadi bagian dari program peningkatan keselamatan perjalanan kereta api.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Deputy Daop 7 Madiun Alam Prasetyo bersama Manager Operasi dan Manager Jalan Rel dan Jembatan (JJ) Daop 7 Madiun. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh mulai dari kondisi jalur rel, sistem persinyalan, perlintasan sebidang, fasilitas stasiun hingga administrasi perjalanan kereta api.

Deputy Daop 7 Madiun menegaskan seluruh petugas harus bekerja sesuai regulasi dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku demi menjaga keamanan perjalanan kereta api.

“Implementasi budaya 5R, yakni Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin harus terus dijalankan agar lingkungan kerja tetap terjaga. Perawatan sarana, prasarana, dan alat kerja juga harus dilakukan secara berkala,” tegasnya.

Selain memastikan kondisi jalur tetap andal, rombongan juga meninjau pembangunan Gardu JPL 172 di Kilometer 112+3/4 petak jalan antara Stasiun Talun–Garum.

Pembangunan gardu tersebut merupakan bagian dari program strategis KAI yang akan menghadirkan 13 titik pos penjagaan perlintasan baru di wilayah Daop 7 Madiun. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi pengguna jalan yang melintasi perlintasan sebidang.

Sebagian titik yang akan mendapatkan gardu baru berada di lintas Bagor–Kertosono, Talun–Garum, Garum–Blitar, Rejotangan–Ngunut hingga Sumbergempol–Tulungagung.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kegiatan Tilik Lintas merupakan bentuk pengawasan langsung manajemen untuk memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar keselamatan.

“Kegiatan ini merupakan komitmen nyata KAI Daop 7 Madiun dalam memastikan kelaikan infrastruktur jalur rel, fasilitas stasiun, hingga sistem persinyalan tetap dalam kondisi andal dan aman. Peninjauan pembangunan gardu JPL di 13 titik strategis juga menunjukkan keseriusan kami dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan raya,” ujarnya.

Menurut Tohari, pengawasan yang dilakukan secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga budaya keselamatan di lingkungan KAI. Dengan infrastruktur yang terawat dan petugas yang disiplin menjalankan SOP, KAI ingin memastikan perjalanan kereta api tetap selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan.*.

Jurnalis: Tim Redaksi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *