Connect with us

SKI News

Raih Agro Innovation Award, Kasatkoryon Banser Pudak Meluncur Studi ke China

Published

on

Ketua PC GP Ansor Ponorogo Sahabat Fakaruzzaman Hidayatullah bersama Erwan Santoso usai acara pelepasan studi ke China. Erwan mendapat kesempatan mengikuti program studi pada 23–29 September 2026 setelah meraih penghargaan Agro Innovation Award 2026.

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Berprestasi di ajang Agro Innovation Award 2026, Erwan Santoso mendapat kesempatan mengikuti program studi ke China.

Kader GP Ansor Ponorogo tersebut diberangkatkan Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Ponorogo untuk mengikuti program studi pada 23–29 September 2026.

Erwan merupakan Kepala Desa Krisik sekaligus Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Kecamatan Pudak.

Ia mendapat kesempatan studi setelah meraih penghargaan dalam ajang Agro Innovation Award 2026 digelar Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur.

Ketua PC GP Ansor Ponorogo, Sahabat Fakaruzzaman Hidayatullah, mengatakan pengutusan Erwan menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras serta inovasi kader Banser di tingkat desa.

“Kami berharap pengalaman dan wawasan Sahabat Erwan selama di China dapat diserap maksimal. Pengetahuan mengenai inovasi pertanian, pengelolaan potensi desa, hingga pemanfaatan teknologi ekonomi masyarakat di sana diharapkan dapat diterapkan untuk memajukan Desa Krisik sekaligus memantik semangat kader Ansor dan Banser se-Kabupaten Ponorogo,” ujar Fakaruzzaman, Selasa (22/9/2026).

Selama sepekan di China, peserta akan mempelajari tata kelola ekonomi perdesaan modern, inovasi sektor agrobisnis serta penerapan teknologi tepat guna untuk pemberdayaan masyarakat.

Menurut Fakaruzzaman, keberangkatan Erwan menunjukkan kiprah kader Ansor dan Banser tidak sebatas pengawalan ulama maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Kader juga mampu mengambil peran dalam mendorong inovasi serta kemandirian ekonomi desa.

“Program studi ini diharapkan menjadi momentum memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring. Pengalaman dari China dapat dibawa pulang dan dikembangkan di tingkat desa maupun organisasi,” pungkasnya.*..

Jurnalis: Priyam.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *