SKI News
PKKMB UNESA Kampus 5 Magetan: Mahasiswa Baru Diajak Bikin Kampus Aman, Bukan Sekadar Nyaman

Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag, Direktur Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) UNESA, saat memberikan materi budaya kampus aman kepada mahasiswa baru dalam rangkaian PKKMB 2026 UNESA Kampus 5 Magetan.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 Magetan tak cuma dikenalkan dengan dunia perkuliahan. Mereka juga dibekali pemahaman penting tentang budaya kampus aman, sehat, inklusif, serta bebas kekerasan melalui rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Rabu (19/8/2026).
Materi bertajuk “Menghidupkan Budaya Kampus Aman: Peran Kita, Tanggung Jawab Bersama” disampaikan Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag, Direktur Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) UNESA.
Dalam pemaparannya, mahasiswa diperkenalkan pada beragam bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.
Mulai kekerasan fisik dan psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi, intoleransi, hingga kebijakan mengandung unsur kekerasan.
Prof. Mutimmatul turut mengajak mahasiswa memahami batas antara candaan dan perundungan.
Perundungan dapat berlangsung berulang, menyasar seseorang, serta menimbulkan tekanan bagi korban.
Tak kalah penting, mahasiswa juga mendapat bekal menghadapi ancaman kekerasan seksual di ruang digital.
Materinya mencakup love scamming, sextortion, penyalahgunaan foto atau video intim, deepfake, hingga penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Isu kesehatan mental turut menjadi perhatian. Masa awal kuliah tidak selalu berjalan mulus.
Mahasiswa bisa menghadapi culture shock, tuntutan akademik, ekspektasi keluarga maupun diri sendiri, perubahan pola hidup, hingga tantangan membangun pertemanan baru.
Mahasiswa didorong mampu mengenali kondisi diri, membangun relasi sehat, serta berani mencari bantuan ketika menghadapi persoalan.
Ni Komang Seang Oktaviani, mahasiswa baru Ilmu Hukum asal Bali, mengaku materi mudah dipahami berkat dukungan media presentasi.
“Saya dapat memahami materi dengan mudah karena selain mendengar dari pembicara, saya juga bisa melihat materi melalui layar proyektor. Hal tersebut memudahkan saya untuk mencatat dan memahami materi.”kata Faidah.
Dari sisi kepanitiaan, kelancaran kegiatan tak lepas dari koordinasi antar-divisi. Rizal Wahyu Firmansyah, anggota Divisi Perkap, mengatakan kerja sama menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Ya pastinya kita saling berkoordinasi, setiap divisi diharapkan dapat bekerja sama agar acara berjalan dengan lancar.”paparnya.
Panitia juga memastikan berbagai perangkat pendukung, termasuk mikrofon pemateri, telah diperiksa sebelum kegiatan dimulai.
Lewat materi tersebut, PKKMB UNESA Kampus 5 Magetan tak sekadar menjadi pintu masuk mahasiswa menuju dunia akademik. Lebih dari itu, mahasiswa baru diajak memahami satu hal penting: kampus aman bukan cuma tugas panitia atau pimpinan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga kampus.*..
Jurnalis: Tim Redaksi.
