Ngadeni Kades Sempol Magetan ditahan Karena diduga Korupsi APBdes

Kades Sempol saat diruang kejaksaan

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Ngadeni seorang kepala Desa Sempol, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur ditahan kejaksaan Negeri Magetan . Ngadeni sebagai tersangka diduga korupsi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa ( APBdes) tahun 2015, 2016 dan 2017.

“Penahanan Ngadeni karena ada beberapa kegiatan yang tidak sesuai yang dilakukan dengan anggaran yang ada. Kegiatan tersebut diantaranya TPA, Taman Pos Yandu, Pekerjaan Paving  jalan Punden, Kegiatan PKK dan pendapatan lain seperti penjualan Pohon Jati aset desa sempol,”ujar Kepala Kejaksan Negeri Magetan Atang Pujiyanto kepada wartawan di kantornya, Senin (10/9/2018).

Masih kata Atang Pujiyanto, hal ini dibuktikan setelah diadakan pemeriksaan kunjungan langsung ke lapangan bersama Dinas pekerja Umum Magetan, ternyata hasilnya ada beberapa proyek yang tidak dilaksanakan. “Dari hasil pemeriksaan bahwa Ngadeni terbukti merugikan keuangan desa Sempol lebih dari Rp 300 juta,”katanya.

“Setelah kami adakan pengecekan dilapangan ada lima proyek fisik APBdes tahun 2015, 2016 dan 2017 semuanya belum ada yang selesai,”paparnya.

Berdasarkan dari hasil pemeriksaan dugaan kuat adanya tindak pidana Korupsi sebagimana diatur dalam pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undangh-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sesuai kontruksi hukum sebagiamana telah dijelaskan pada penjelasan analisa yuridis tersebut diatas pelaksaana APBdes dan pendapatan lain-lain di desa Sempol. Kecamatan Maospati tahun 2015. 2016. Dan 2017 telah ditemukan adanya tindak pidana dan indikasi kerugian keuangan daerah kurang lebih Rp 214.437,250 pelaksanaan pembangunan, Rp 52.250.000 pendapatan lain-lain atas penjualan aset desa seperti pohon jati dan Rp 77.625.000 anggaran pemberdayaan masyarakat tahun 2016.

Dalam hal ini PlH asi Pidsus Kejari Magetan Mohamat Safir mengatakan , tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan 3 UU Pemerantasan Tindak Pidana Korupsi.” Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara , hari ini setelah dilakukan pemeriksaan  dan semua berkas lengkap kami tahan sore ini juga,”pungkasnya. Cahyo.



Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. agus rianto berkata:

    semakin lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.