Laki-Laki Ini Diduga Bunuh Diri Karena Depresi Pisah Ranjang dengan Istrinya

Korban saat dievakuasi

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Warga Desa Purwodadi, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur dihebohkan dengan ditemukan sosok mayat Sukimin (80) oleh warga setempat.Diduga korban bunuh diri dengan cara menusuk lehernya dengan menggunakan pisau. Gara-gara depresi setelah berpisah dengan istri.

Korban ditemukan Slamet yang tak lain adalah tetangga sendiri. Slamet kali pertama menemukan dibawah pohon bambu  dalam kondisi belumuran darah yang kelar dari luka dilehernya.”Awalnya saya melihat lampu rumah masih menyala, dalam pikiran saya kalau masih menyala berarti dia masih tidur. Saat akan melihat saya nengok ke kiri mbah Min sudah dibawah bambu dengan posisi  tergeletak dan leher mengeluarkan banyak darah.”kata Slamet kepada wartawan.

Menurut Suci Minarni kepala desa Purwodadi menjelaskan sudah sejak beberapa tahun lalu korban hidup sebatang kara setelah berpisah dengan istrinya. Korban hidupnya merasa kesepian.

“Dia meninggal karena bunuh diri dan pisaui itu ada. Selama ini dia memang mempunyai masalah yakni pisah ranjang .Dia depresi bunuh diri dengan menusuk lehernya dengan pisau,”jelas Suci.Senin,(19/11/2018).

DIjelaskan pula, selain itu, korban juga menderita sakit yang tak kunjung sembuh-sembuh akibat terbakar beberapa lalu.”Selama ini dia hidup sendiri tidak ada anggota keluarga yang merawat . Korban juga tidak mempunyai anak,”terangnya.

Muhammad Riffai Kapolres Magetan menjelaskan dari hasil Olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi polisi menemukan tiga indikasi kuat korban melakukan bunuh diri.”Indikasi pertama yakni pada waktu di Mushola bicara sendiri berpesan “ besok mayatku kubur’en”, indikasi kedua dia sering mengeluhkan luka bakar yang dideritanya mulai kambuh, sedangkan indikasi ketiga yakni dia depresi karena sudah lama berpisah ranjang dengan istrinya,”kata Muhammad.

Sementara itu, meski diduga kuat korban bunuh diri, namun po.isi tetap melakukan otopsi terhadap korban.Untuk selanjutnya mayat korban dibawa ke kamar jenazah rumah sakit dr Syaidiman Magetan. Ratno.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.