Connect with us

SKI News

Kemenperin RI Buka Pelatihan Dan Sertifikasi Mekanik Sepeda Motor di Ponorogo

Published

on

(kemeja putih) Hendri Kasi pemberdayaan industri Kementerian Industri Republik Indonesia (RI) saat menyerahkan peralatan mekanik sebagai simbolis kepada siswa pelatihan dan sertifkasi sepeda motor.Senin,(02/09/2019).

Suarakumandang.com,BERITA PONOROGO. Pembukaan  pelatihan dan sertifikasi mekanik sepeda motor yang digelar di SMK 2 PGRI telah resmi dibuka oleh Hendri Kasi pemberdayaan industri Kementerian Perindustrian (kemenperin) Republik Indonesia (RI). Senin,(02/09/2019).

Dalam pelatihan dan sertifikasi mekanik sepeda motor berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), pihak kementrian Industri RI bekerjasama dengan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), PT Astra Honda Motor ( AHM), dan PT Mitra Pinasthika Mulia ( MPM).

“Saat ini yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi mekanik sepeda motor dari alumi SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) berjumlah 40 siswa,”ujar Hendri kepada jurnalis suara kumandang.

Dijelaskan pula, disini kita melatih dan juga mensertifikasi.”Jadi try in one itu maksudnya melatih, disertifikasi dan ditempatkan bekerja, sehingga kita disini bekerja sama dengan pihak AISI, AHM dan MPM,”kata Hendri.

“Dalam hal ini pihak industri  sepeda motor nanti dalam merekrut tenaga kerja tidak mempunyai beban lagi, karena sudah bersertifikasi kompetensi berbasis yang mengacu standard international yang telah ditetapkan kementrian tenaga kerja. Bahkan sertifikasi yang dimiliki siswa bisa digunakan bekerja di negara lain dan siap bersaing dengan negara-negara di Asean,”paparnya.

Lanjut Hendri, target dari kegiatan Pelatihan dan sertifikasi mekanik sepeda motor adalah salah satu bentuk upaya kementrian Industri RI untuk membendung tenaga kerja asing. “Maka dari itu kita tingkatkan kompetensi sehingga peluang-peluang tenaga kerja bisa dinikmati oleh tenaga kerja kita yang sudah bersertifikasi,”kata Hendri lagi.

Saat ini pihaknya sudah melakukan pelatihan dan sertifikasi sepeda motor di 2 kota, yakni di  Malang dan Ponorogo. Di Malang di SMK 1 Muhammadiyah Kepanjen  29 Juli – 03 Agustus 2019. Sedangkan  di Ponorogo 02 – 06 September 2019. ”Rencana nanti yang ketiga di Surabaya, jadi di jawa timur ada 3 kota, habis ini kita nanti ke Surabaya,”ungkap Hendri.

“Hendri berharap kepada para peserta diklat selama 5 hari mulai tanggal 2-6 September agar dapat menyerap dan memanfaatkan seluas-luasnya hasil dari pelaksanaan pelatihan mekanik sepeda motor tersebut, dan dapat  mengimplementasikan pada pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya nanti,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.