SKI News
Kebun Tebu Terbakar Hebat, Api Mengancam Permukiman dan Kampus di Ponorogo

Kobaran api melahap lahan tebu di Desa Brau, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (8/8/2026) malam. Api membesar di tengah tanaman tebu yang kering dan hembusan angin kencang, hingga mengancam area permukiman warga di sekitar lokasi.
Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Kebakaran hebat melanda lahan tebu di Desa Brau, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (8/8/2026) malam.
Api dengan cepat membesar dan menjalar di tengah kondisi tanaman tebu yang kering serta hembusan angin kencang.
Lokasi kebakaran yang berada di sekitar permukiman warga dan berdekatan dengan Universitas Darussalam Gontor membuat petugas pemadam kebakaran (Damkar) harus bekerja ekstra untuk mencegah api merambat ke bangunan dan rumah penduduk.
Warga setempat menyebut luas lahan tebu yang terbakar sekitar 21 hektare. Namun, luas lahan yang terdampak kebakaran masih dalam penanganan dan pendataan petugas.
Pantauan di lokasi, kobaran api terlihat membara di sejumlah titik. Asap tebal membumbung tinggi, sementara cahaya api bahkan terlihat dari ruas Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek.
Petugas Damkar Ponorogo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Fokus utama diarahkan pada bagian tepi lahan yang dapat dijangkau selang pemadam, terutama area yang berdekatan dengan bangunan.
Sementara itu, api yang masih membara di bagian tengah lahan belum dapat dijangkau secara langsung karena kondisi medan dan faktor keselamatan petugas.
Kartenan, warga setempat, mengatakan api sudah terlihat membesar ketika diketahui warga.
“Sekitar pukul 19.00 WIB. Dari mana apinya saya tidak tahu. Saat saya di rumah, api sudah besar. Luas sekali, ini kebun tebu sekitar 21 hektare dan posisinya di samping kampus,” ujar Kartenan.
Kebakaran tersebut juga menarik perhatian puluhan warga yang berdiri di sekitar lokasi untuk menyaksikan kobaran api.
Petugas meminta masyarakat tidak mendekati area kebakaran karena arah pergerakan api masih sulit diprediksi.
Kabid Pemadam Kebakaran Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan petugas telah berhasil memadamkan sejumlah titik api yang berada dekat bangunan.
“Yang lokasinya dekat bangunan sudah kami padamkan dan berhasil kami matikan. Untuk posisi di tengah belum bisa kami masuki karena membahayakan petugas. Kami juga tidak mengetahui kondisi di dalam, sementara selang tidak bisa menjangkau lebih dalam,” jelasnya.
Petugas masih bertahan di lokasi untuk memantau kobaran api di bagian tengah lahan. Pengamanan juga dilakukan di sekitar permukiman guna mengantisipasi apabila api bergerak mendekati rumah warga.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penanganan petugas. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.*…
Jurnalis: Priyam.
