Connect with us

SKI News

Ini Kronologi Pensiunan PNS Asal Magetan Saat Tertabrak KLB

Published

on

Petugas saat mengevakuasi korban

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Samingun (67) warga kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur meninggal dunia setelah mengalami luka berat akibat tertemper Kereta Luar Biasa (KLB) di Jpl 08 kilometer.176+586 Emplasemen stasiun Magetan. Sekitar pukul 18.50 WIB. Minggu (19/01/2020).

Hengki saksi mata warga kelurahan Mangge menjelaskan bahwa penyebab Samingun tertemper kereta api adalah menerobos palang pintu perlintasan kereta api yang sudah tertutup. Korban  saat melintas mengendarai sepeda motor jenis metic dengan nopol AE 5887 QF.

“Saat itu Samingun dari arah timur atau dari arah pasar Barat hendak kearah barat menuju rumahynya yang berada didekat kantor pengarian. Saat perjalanan pulang palang pintu perlintasan kereta api tertutup karena akan ada kereta api yang lewat’. Sambil menungguu kereta api Gajayana dari arah timur atau arah stasiun Madiun melintas tiba-tiba korban langsung menerobos palang pintu, tanpa disadari dari arah berlawanan atau dari arah stasiun Solo melintas  kereta api KLB dan korban langsung tertempar hingga terseret sejauh 59 meter,”kata Hengky kepada jurnalis suara kumandang.

Sesuai keterangannya KLB membawa 3 rangkian kereta.”Yang saya tahu kereta api itu dari arah Solo hanya membawa 3 rangkian kereta,”kata Hengky.

Masih kata Hengki, bahwa korban merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) asal Magetan yang rumahnya di sekitar dinas Pengairan kabypaten Magetan.”Saat sebelum kejadian korban diketahui saat melintas seperti orang yang sedang berburu-buru, entah ada apa dengan korban,”jelas Hengky.

Sementara itu Ixfan Hendriwintoko Manager Humas Daop 7 Madiun  membenarkan kejadian itu.  “Iya memang benar terjadi sebuah kecelakaan di perlintasan kereta api Barat, Magetan. Korban alami luka berat,” terang Ixvan.

Akibat dari kecelakaan tersebut kereta api KLB berhenti di kilometer 175+5 untuk pengecheckan lokomotif. Saat di check terdapat kran pipa selang air patah dan mengalami kebocoran angin yang mengakibatkan tekanan angin turun. Namun kerusakan langsung diperbaiki dan pada pukul 19.11 WIB kereta api bisa berjalan kembali.”Penyebab sementara diduga kereta api KLB tertempar kendaraan di jpl 08 Km 176+586.”kata Ixfan.

Ixfan menambahkan, akibat kejadian laka itu, sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan. “Perjalanan kereta terlambat 32 menit, untuk korban setelah dilarikan kerumah sakit untuk pertolongan lebih lanjut nyawanya tidak bisa tertolong dan akhirnya meninggal dunia,” pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.