DPRD Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Video Mesum Dan Pemkab Magetan Segera Selesaikan Pembangunan Stadion Yosonegoro

ilustrasi

ilustrasi

Magetan.suarakumandang-com-Ketua DPRD Kabupaten Magetan Joko Suyono menyayangkan dengan beredarnya video mesum yang menampilkan sosok pemeran kaum muda sedang beradegan seperti layaknya suami istri di toilet lantai dua stadion Yosonegoro Magetan.”Secara pribadi maupun lembaga sangat perihatin dan menyayangkan ini harus terjadi,”ujar Joko Suyono.

“Adegan mesum selama 7 detik tersebut diduga diperankan oleh pelajar tingkat SMP di Magetan bersama seorang laki-laki dewasa, kini cukup banyak beredar di internet dan handphone. Ini benar-benar suatu bukti telah terjadinya degradasi moral,” kata Joko.

Ia menyebutkan, kejadian tersebut harus dapat disikapi oleh semua pihak, baik pemerintah kabupaten Magetan, Polres Magetan maupun dari lingkungan keluarga sendiri.

Menurut Joko Suyono stadion Yosonegoro sering dijadikan tempat mesum, karena  kondisi  yang mendukung. Diketahui stadion Yosonegoro yang belum selasai  selama ini kondisinya sepi, tanpa penerangan dan didukung banyak ruangan yang kosong belum berfungsi seperti toilet maupun ruangan lainnya.

Selain itu, didukung juga belum ada pengelola atau penjaga stadion, maka tak heran setiap hari stadion Yosonegoro sering dijadikan ajang mesum.“Kalau masalah ini terus dibiarkan, akan menjadi lebih buruk, secara tidak langsung akan membuka niat dan kesempatan kepada yang lain,”ujar Joko Suyono.

Menurutnya kejadian ini sangat memalukan, Lanjut Joko Suyono, kasus ini harus diusut dan pelaku harus segera ditangkap.”Kejadian ini tidak sekali saja, bila ada keseriusan dari pihak kepolisian dan pemerintah maka tidak akan terulang lagi,”paparnya.

”Saya yakin masyarakat Magetan menunggu keseriusan kepolisian dan pemerintah dalam mengusut masalah ini, berharap kedepan akan menjadikan pelajaran untuk masyarakat terutama bagi orang tua agar lebih memperhatikan putra- putrinya yang masih diusia sekolah,”jelasnya.

Joko Suyono meminta kepada pemerintah kabupaten Magetan  agar segera menyelesaikan pembangunan stadion Yosonegoro.”Kalaupun ada tender yang gagal, sekarang kan jaman sudah  transparan, kenapa tidak menggunakan Nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU),”tuturnya.

Dalam hal ini baik Polres Magetan maupun kejaksaan Magetan, diminta untuk mengawal penyelesaian  proyek pembangunan stadion Yosonegoro. Agar masyarakat Magetan lebih jelas apa faktor penyebab proyek pembangunan stadion tak kunjung selesai.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.