Daop 7 Madiun Akan Tutup 33 Perlintasan Kereta Api

Suarakumandang.com,BERITA MADIUN.Daerah Operasi (DAOP) 7 Madiun selain akan melakukan normalisasi 50 perlintasan sebidang jalur kereta api,  juga akan melakukan penutupan 33 perlintasan kereta api.

Penutupan dan normalisasi  dilakukan karena belakangan ini sering terjadi pelanggaran,  sesuai data dari  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, kejadian temperan akibat pelanggaran pada  awal tahun 2019 bulan Januari hingga April 2019 sebanyak 22 kejadian memakan korban jiwa sebanyak 4dan luka-luka sebanyak 3 orang.

“Pelanggaran ini karena kesadaran masyarakat akan keselamatan di perlintasan kereta api masih dianggap sepele,”ujar Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko kepada jurnalis Suara kumandang.

Dijelaskan pula, Jika mengacu pada Undang-Undang Nomor  23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang tertuang di pasal 91 sampai dengan pasal 94 disebutkan, perpotongan antara jalur kereta api dibuat tidak sebidang. Lanjutnya, kemudian, untuk pembangunan jalan, jalur kereta api khusus, terusan, saluran air dan/atau prasarana lain yang memerlukan persambungan, perpotongan dan/atau persinggungan dengan jalur kereta api umum harus mengantongi izin dan tidak membahayakan keselamatan perjalanan kereta api. “Apabila ada pemanfaatan tanah pada ruang milik jalur kereta api untuk perpotongan atau persinggungan yang sudah mengantongi izin, dikenakan biaya oleh pemilik prasarana perkeretaapian.,”terang Ixfan.

“Untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mengantongi izin resmi harus ditutup. Sementara penutupan akan dilakukan oleh pemerintah daerah,”jelas  Ixfan.

Berdasarkan data per 9 Mei 2019, di wilayah Daop 7 Madiun terdapat total 50 perlintasan yang akan dilakukan normalisasi/penutupan (quickwins).

Masih kata Ixfan, sejak bulan Januari hingga Mei 2019, sebanyak 17 perlintasan sudah dinormalisasi/ditutup sehingga masih ada 33 perlintasan yang rencananya akan dinormalisasikan/ ditutup.

“Ini dilakukan guna meningkatkan keselamatan perjalanan Kereta api  di wilayah Daop 7 Madiun terlebih menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2019 serta aktifnya jalur ganda di beberapa wilayah Daop 7 Madiun,”paparnya.

Adapun 33 perlintasan yang akan ditutup pada tahun 2019.  Diantaranya  masing-masing 3 perlintasan  di Kabupaten Jombang,   Nganjuk, Madiun, dan Blitar.  1 perlintasan di Kabupaten Magetan, 12 di Kabupaten Ngawi, dan 8 di Kabupaten Kediri. “Diharapkan dengan penutupan perlintasan tersebut, kedepan tidak ada lagi kejadian temperan,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.