Connect with us

SKI News

Akui Lalai, Panitia Pilkades Dituntut Ulang

Published

on

Suarakumandang.com, BERITA MADIUN. Ratusan massa pendukung Nomor Urut 02 Sudji Calon Kepala Desa Kertobanyon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mendatangi Balai Desa setempat, Kamis (21/11/2019). Mereka menuntut pelaksanaan ulang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) atau penghitungan ulang dengan mengesahkan surat suara tercoblos simetris.

 Massa sesekali meneriakkan 2 tuntutan itu, sembari meminta agar Ketua Panitia Pilkades Geger Mahfud Daroini, Ketua BPD setempat Sugeng Jamilun didatangkan. Sudji didampingi pengacara Wahyu Cesar Nugraha SH. Terjadilah diaog sempat memanas disertai teriakan keras seperti Panitia Pilkades Geger tidak membuat tata tertib pelaksanaan Pilkades.

 “Saya dan Panitia Pilkades memang sengaja tidak membuat soal tata tertib, karena dalam Peraturan Bupati (Perbup) Madiun Nomor 81/2019 sudah tertuang. Jadi, tata tertib kami anggap tidak perlu dibuat lagi. Jika ada tudingan kami tidak netral, tidak benar adanya,” ujar Mahfud Daroini.

 Jawaban itu langsung disanggah pengacara Sudji menyatakan dalam pasal 10 Perbup Madiun sangat jelas, Panitia Pilkades harus membuat tata tertib. Pasal 10 itu secara jelas mengisyaratkan Panitia Pilkades harus membuat tata tertib, akhirnya diakui satu kesalahan Mahfud Daroini.

 “Kejanggalan lain yaitu setelah dilakukan pemungutan suara, salah satu kotak suara dalam kondisi terbuka atau tidak tersegel. Lalu, kotak suara tidak ditempatkan di Balai Desa atau lokasi lain dianggap aman, melainkan disimpan pada rumah warga. Kunci kotak suara hilang, akibatnya kotak suara tidak tersegel,” ujar pengacara Sudji.

 Ia menyatakan sesuai kesepakatan Ketua BPD, Ketua Panitia Pilkades, Sudji dan pengacara maka diminta Sudji berupa pelaksanaan Pilkades ulang atau hitung ulang dengan mengesahkan surat suara tercoblos tembus (simetris). “Jika usulan itu, tidak dilaksanakan, maka berbagai langkah hukum pasti ditempuh,” tandas pengacara Sudji.

Langkah hukum dimaksud, tambahnya, bisa pelaporan dugaan tindak pidana hingga PTUN di Surabaya. Pihaknya, bersama tim pengacara tengah menunggu langkah Panitia Pilkades atau BPD Kertobanyon. Hasil Pilkades Kertobanyon Nomor 1 Slamet Priyanto meraih 577 suara dan Nomor 2 Sudji meraih 520 suara dengan suara tidak sah 222 surat suara termasuk tercoblos simetris.

Hasil putusan dibacakan pada massa tengah bergerombol, disambut teriakan kemenangan. “Saya mewakili Tim Pengacara Sudji menunggu proses selanjutnya, jika tidak ada tindak lanjut, kami serius bawa ke ranah hukum,” ujarnya disambut yel-yel kemenangan. Akhirnya, massa membubarkan dengan tertib dibawah pengawalan aparat keamanan.

Jurnalis: Agus Basuki.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.