SKI News
Genit di Lapangan Kampus, 17 Ormawa UNESA Magetan Adu Jargon dan Aksi

Parade berlangsung semakin meriah! Mahasiswa baru tampak antusias mengikuti setiap penampilan. Sorakan dan jargon khas dari tiap program studi menggema sepanjang kegiatan, menambah semangat dan keseruan acara.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Lapangan Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Magetan mendadak penuh sorakan dan aksi mahasiswa, Kamis (20/8/2026). Sebanyak 17 organisasi kemahasiswaan (ormawa) tampil dalam rangkaian hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) melalui parade, yel-yel, orasi, hingga atribut khas organisasi.
Demonstrasi ormawa menjadi salah satu agenda paling semarak dalam PKKMB. Mahasiswa baru terlihat antusias menyaksikan penampilan organisasi tingkat universitas maupun program studi.
Sebanyak 17 ormawa ambil bagian, terdiri atas Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta 15 Himpunan Mahasiswa (HIMA) dari berbagai program studi di Kampus 5 UNESA.
Sorakan dan jargon khas tiap program studi menggema sepanjang parade. Sejumlah HIMA bahkan tampil dengan identitas unik masing-masing.
HIMAKOM, misalnya, tampil membawa jargon, “Ga sombong, ga miskom, ILKOM.” HIMA Ilmu Hukum memperkenalkan diri melalui ikon Dewi Keadilan. Sementara itu, HIMA PKO tampil atraktif lewat orasi diselingi gerakan roll depan. HIMA PBSI tak kalah mencuri perhatian melalui orasi berbentuk pantun.
Antusiasme paling mencolok terlihat dari mahasiswa baru PJKR, Ilmu Hukum, dan PKO. Mereka aktif merespons setiap penampilan serta ikut menghidupkan suasana parade.
Ketua DPM, Vina Dwi Ratika, memimpin demonstrasi DPM. Lembaga tersebut memperkenalkan fungsi DPM sebagai perwakilan mahasiswa, termasuk menampung aspirasi serta melakukan pengawasan terhadap organisasi mahasiswa.
Wakil Ketua Komisi Medkom DPM, Imanuel, menyampaikan pengenalan DPM penting bagi mahasiswa baru agar memahami peran lembaga tersebut di lingkungan kampus. Penyampaian fungsi organisasi dikemas melalui yel-yel dan aksi penyemangat.
Ketua HIMA Ilmu Komunikasi, Wildan Bustomi, memimpin demonstrasi HIMAKOM. HIMA Ilmu Komunikasi diperkenalkan sebagai wadah pengembangan potensi, penyampaian aspirasi, pembangunan relasi, serta pelaksanaan kegiatan akademik dan nonakademik mahasiswa Ilmu Komunikasi.
Sementara itu, Ketua BEM, Tevan Agus, memperkenalkan BEM sebagai organisasi eksekutif mahasiswa. BEM berperan menjalankan program kemahasiswaan, menampung aspirasi, mengembangkan kemampuan mahasiswa, serta membangun jiwa kepemimpinan.
Demonstrasi ormawa tidak sekadar menjadi tontonan. Kegiatan tersebut menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal karakter, fungsi, serta ruang pengembangan diri melalui berbagai organisasi selama menjalani kehidupan perkuliahan di Kampus 5 UNESA.
Dengan parade penuh warna, jargon khas, dan aksi atraktif, 17 ormawa sukses mencuri perhatian mahasiswa baru sekaligus menunjukkan semarak kehidupan organisasi di lingkungan kampus.*
Jurnalis:Tim Redaksi.
