Connect with us

SKI News

Disdagperintaker Ngawi Gelar Pelatihan Bagi Pengangguran Terbuka

Published

on

Wakil Bupati Ngawi Onny Anwar kukuhkan peserta pelatihan bagi pengangguran terbuka yang diselnggarakan oleh Disdagperintaker Ngawi (09/03/2020)

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Ngawi yang dinilai cukup tinggi menyebabkan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi terkendala.

Terutama pada usia produktif, angka pengangguranya masih mencapai 17 ribu orang yang disebabkan oleh berbagai faktor.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Ngawi Onny Anwar pada saat rapat koordinasi managemen pengeloaan pasar desa,dan pelaksaan pelatihan calon tenaga kerja di aula Dinas Perdagangan, Perindustrian Dan Tenaga Kerja  (Disdagperintaker) kabupatn  Ngawi, Jawa Timur  Senin (09/03/2020).

Wakil Bupati Ngawi Onny Anwar mengatakan angka pengangguran terbuka di Ngawi yang masih mencapai jumlah 17.000-an warga. “Ini menjadi tanggung jawab pihak terkait, dalam hal ini Disdagperintaker untuk mengadakan pelatihan-pelatihan setiap tahun secara konsisten, untuk mencetak tenaga terampil dan siap pakai,” kata Onny dalam sambutanya.

Pelatihan Mobile Program menjadi andalan pelatihan Disdagperintaker bagi para pengangguran terbuka agar mampu mengikuti perkembangan tuntutan kerja.

“Tentunya upaya ini pemerintah tidak bisa berdiri sendiri, namun juga bekerjasama dengan pihak terkait lainya seperti swasta, yang bisa membantu permodalan dan fasilitas, maupun peralatan pendukung,” tambah Onny.

Disperindagnaker Ngawi pada tahun ini memfokuskan pelatihan mobile programing, tata boga,  kecantikan dan manajemen pasar.

“Pelatihan yang diadakan tahun ini merupakan pengembangan tahun lalu, baik  jumlah peserta pelatihan maupun ragam pelatihanya, demi menyesuaikan potensi lapangan kerja,” terang Yusuf Rosyadi, Kepala Disdagperintaker Ngawi.

Harapanya agar output tenaga terampil yang dihasilkan bisa lebih mandiri jika berniat membuka usaha sendiri dan tenaga siap kerja bagi yang tersalurkan ke beberapa mitra kerja BLK Ngawi,” papar Yusuf.

Pelatihan ini sendiri akan berlangsung selama 10 hari diikuti sebanyak 250 peserta yang terbagi ke beberapa kanal program pelatihan.

Jurnalis : Ahmad Hakimi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *