SKI News
Sawah Makin Gacor, Produksi Padi Ngawi Naik Meski Lahan Panen Sedikit Menyusut

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Supardi,
Suarakumandang.com, BERITA NGAWI. Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu lumbung padi nasional.
Tahun 2026 ini, produksi padi di Kota Benteng Pendem justru mengalami peningkatan meski luas lahan panen sedikit menyusut.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Supardi, mengatakan produksi padi selama periode Januari hingga Mei 2026 mencapai 315.918 ton.
Angka tersebut naik 1.234 ton atau sekitar 0,39 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 314.684 ton.
“Kenaikan ini menunjukkan produktivitas pertanian di Ngawi masih terjaga dengan baik,” ujar Supardi.
Menariknya, peningkatan produksi tersebut terjadi saat luas panen justru mengalami penurunan. Berdasarkan data Kerangka Sample Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), luas panen padi Januari–Mei 2026 tercatat 52.290 hektare.
Angka itu berkurang 231 hektare atau sekitar 0,44 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 52.521 hektare.
Meski begitu, hasil panen per hektare mengalami peningkatan. Produktivitas padi naik dari 5,99 ton per hektare pada Januari–Mei 2025 menjadi 6,04 ton per hektare pada periode yang sama tahun 2026 atau meningkat sekitar 0,83 persen.
Dengan kata lain, sawah-sawah di Ngawi makin “gacor”. Lahan memang sedikit berkurang, tetapi hasil yang diperoleh petani justru semakin maksimal.
Menurut Supardi, kondisi tersebut menjadi indikator meningkatnya efisiensi usaha tani. Petani mampu menghasilkan panen lebih tinggi melalui pengelolaan budidaya yang lebih baik dan penggunaan sarana produksi yang semakin efektif.
Peningkatan produktivitas itu didukung sejumlah faktor. Di antaranya semakin luasnya penerapan Program Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB), meningkatnya pemahaman petani terkait pemupukan berimbang, serta semakin kuatnya kemandirian petani dalam mengelola usaha pertanian.
Program PRLB yang menjadi salah satu visi pembangunan pertanian Kabupaten Ngawi juga dinilai berperan penting dalam menjaga produktivitas lahan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian.
Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
Dengan produktivitas yang terus tumbuh, cita-cita memperkuat ketahanan pangan hingga mewujudkan swasembada pangan nasional diharapkan semakin dekat untuk diwujudkan. “”
Jurnalis: Ahmad Hakimin.
