SKI News
Puing Ditinggal, Kantor Baru Dibangun: Pemerintah Desa Serag Gelar Brokohan

Kepala Desa Serag Hariadi bersama Forkopimca Pulung mengikuti selamatan brokohan pembangunan kantor Desa Serag, Kamis (1/10/2026).
Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Pemerintah Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, menandai rangkaian pembangunan kantor desa baru melalui selamatan brokohan, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kegiatan berlangsung di Pendopo Balai Desa Serag. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Pulung, perangkat desa serta tukang bangunan hadir dalam selamatan tersebut.
Kepala Desa Serag Hariadi, akrab disapa Dower, mengatakan brokohan menjadi bagian rangkaian pembangunan sekaligus tradisi adat Jawa untuk memanjatkan doa agar proses pembangunan berjalan lancar, selamat dan sukses.
“Untuk kegiatan hari ini merupakan rangkaian pembangunan kantor desa. Dalam adat Jawa, hari ini merupakan hari baik. Karena itu, kegiatan ini kami beri judul brokohan sekaligus selamatan,” ujar Hariadi.
Ia berharap pembangunan kantor desa membawa manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menunjang pelayanan pemerintahan desa.
“Harapan kami selaku Pemerintah Desa, sekaligus sebagai Wong Jowo, semoga seluruh proses pembangunan kantor desa berjalan lancar, sukses, selamat, serta membawa manfaat bagi warga desa, khususnya perangkat desa dan seluruh pihak yang hadir pada kegiatan hari ini,” katanya.
Hariadi menjelaskan, rencana peremajaan kantor desa telah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) serta melalui tahapan musyawarah desa.
Kantor desa lama telah berusia sekitar 42 tahun. Bangunan mengalami sejumlah kerusakan, mulai genteng bocor, rangka usuk rapuh hingga plafon sempat ambrol.
“Sejak awal menjabat, peremajaan kantor desa sudah kami masukkan dalam RPJM Desa. Kondisinya memang sudah tidak layak,” kata Hariadi.
Untuk tahap awal, Pemerintah Desa Serag menganggarkan Rp110 juta pada 2026. Anggaran tersebut belum mencakup total kebutuhan pembangunan hingga selesai.
Pengadaan material mulai dilakukan sekitar Juli. Pembangunan semula direncanakan mulai Agustus, namun sejumlah agenda desa membuat pelaksanaan mengalami penyesuaian.
“Untuk pembangunan kantor desa tidak bisa langsung menggunakan Dana Desa. Kami harus mencari sumber pembiayaan, termasuk meningkatkan PAD serta mencari BKKD,” jelasnya.
Kantor desa baru dirancang dua lantai. Lantai pertama diproyeksikan sebagai ruang pelayanan, ruang kepala desa serta ruang perangkat desa.
Lantai kedua direncanakan menjadi ruang bagi Linmas, PKK, Babinsa serta sejumlah unsur lainnya.
Sebelumnya, puluhan warga Desa Serag menggelar aksi damai sekaligus tirakatan di area bekas Balai Desa Serag, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Warga mempertanyakan kepastian pembangunan kantor desa setelah bangunan lama dibongkar sejak 2024. Selama pembangunan belum tuntas, pelayanan administrasi warga harus memanfaatkan lokasi lain, termasuk bangunan sekolah TK.
Kini, selamatan brokohan menjadi penanda rangkaian pembangunan kantor Desa Serag. Pemerintah desa berharap pembangunan berjalan lancar hingga kantor baru dapat digunakan untuk menunjang pelayanan masyarakat.
Sementara itu, warga Desa Serag mengaku senang kantor desa segera dibangun. Kehadiran kantor baru diharapkan mempermudah pelayanan administrasi bagi masyarakat.
“Kita berharap pembangunan segera selesai dan kantor desa segera bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” ujar warga Desa Serag.*..
Jurnalis: Tim Redaksi
