SKI News
Lukis Tote Bag, Kampanye Zero Waste Makin Kece! Warga Ponorogo Diajak Tinggalkan Kantong Plastik

Seorang peserta tampak serius menuangkan kreativitasnya di atas tote bag saat mengikuti lomba melukis yang digelar Yayasan Batu Hijau Ponorogo di Pendopo Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye Zero Waste untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dan beralih ke tas ramah lingkungan yang dapat digunakan berulang kali. Foto: suara Kumandang.
Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Kampanye peduli lingkungan ternyata bisa dikemas dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.
Seperti yang dilakukan Yayasan Batu Hijau Ponorogo yang menggelar lomba melukis tote bag di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengajak masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap kantong plastik sekali pakai yang selama ini masih banyak digunakan saat berbelanja.
Puluhan peserta dari berbagai usia tampak antusias mengikuti lomba.
Mulai dari pelajar hingga orang dewasa, mereka menuangkan kreativitas di atas tote bag atau tas jinjing berbahan kain dengan tema alam dan budaya lokal.
Berbeda dari lomba melukis pada umumnya yang menggunakan media kanvas, kali ini seluruh peserta diwajibkan melukis langsung di atas tote bag.
Tantangan tersebut justru membuat peserta semakin tertarik untuk berkreasi.
Salah satu peserta, Alesia Nihayatul, mengaku melukis di atas tote bag memiliki tingkat kesulitan tersendiri.
Selain medianya mudah bergeser, warna juga harus diaplikasikan berulang kali agar menempel sempurna pada kain.
“Kalau diwarnai tidak langsung jadi dalam sekali gores. Harus beberapa kali. Tapi saya sangat setuju dengan ide ini karena bisa membantu mengurangi penggunaan sampah plastik.
Tote bag yang sudah dilukis juga bisa dipakai lagi untuk belanja atau membawa barang,” ujarnya.
Ketua Yayasan Batu Hijau Ponorogo, Eva Susanti, menjelaskan penggunaan tote bag dalam lomba ini merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Menurutnya, plastik masih menjadi salah satu jenis sampah yang sulit terurai sehingga perlu ada perubahan kebiasaan di masyarakat dengan beralih menggunakan barang yang lebih tahan lama dan dapat dipakai berulang kali.
“Kami ingin mengajak masyarakat menggunakan tas yang tidak hanya sekali pakai. Program pengurangan plastik sudah lama kami jalankan dan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kampanye agar masyarakat terbiasa menggunakan produk yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.
Selain mengasah kreativitas, lomba ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
Dengan membawa tote bag saat berbelanja, masyarakat diharapkan dapat ikut berkontribusi mengurangi timbunan sampah plastik.
Sementara itu, lomba melukis tote bag kali ini diikuti sekitar 45 peserta dari berbagai kalangan usia yang turut meramaikan kampanye Zero Waste di Kabupaten Ponorogo.*..
Jurnalis: Tim Redaksi.
