SKI News
KPK OTT Bupati Ponorogo, Empat Orang Diperiksa di Mapolres Ponorogo

Situasi Mapolres Ponorogo
Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (7/11/2025).
Selain bupati, tiga orang lainnya juga turut diamankan dan dibawa ke Mapolres Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan.
Informasi di himpun jurnalis Suarakumandang.com menyebutkan, ketiga orang ikut diamankan adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono, Direktur RSUD dr. Hardjono Ponorogo dr. Yunus Mahatma, serta seorang pengusaha perempuan.
Hingga Jumat malam, pemeriksaan terhadap keempatnya masih berlangsung di ruang penyidik.
Situasi di lingkungan rumah dinas dan Kantor Bupati Ponorogo tampak lengang setelah operasi tersebut.
Pintu gerbang tertutup rapat, dan beberapa pegawai memilih tidak berkomentar.
Dua mobil berwarna hitam terlihat keluar-masuk dari area Pringgitan atau rumah dinas bupati, diduga kendaraan milik petugas KPK.
Sebelum operasi tangkap tangan dilakukan, Bupati Ponorogo diketahui baru saja melantik dan memutasi sebanyak 138 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan kepala dinas, sedangkan lainnya terdiri dari kabag, kabid, camat, sekcam hingga lurah.
Kabag Ops Polres Ponorogo, Kompol Edi Suyono, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK di Mapolres Ponorogo.
“Ada oknum pejabat yang diperiksa KPK, tapi kami belum tahu detailnya. Ada dua mobil masuk, kemungkinan dari KPK, namun kami belum dapat laporan lengkap,” ujarnya singkat.
Dugaan sementara, operasi tangkap tangan yang menyeret nama Bupati Ponorogo beserta pejabat lainnya ini berkaitan dengan kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Jurnalis; Tim redaksi.
