Connect with us

SKI News

Kecelakaan Naik 70 Persen di Jatim, Pelanggaran Melonjak 1.254 Persen

Published

on

Wakil Kapolres menyematkan lencana kepada anggota pada Apel Operasi Zebra, menandai dimulainya langkah tegas pengurangan angka kecelakaan.

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Angka kecelakaan di Jawa Timur terus meroket. Data Ditlantas Polda Jatim mencatat lonjakan 70,12 persen sepanjang Januari–Agustus 2025. Korban meninggal juga ikut naik 38,25 persen.

Lebih mencengangkan lagi, pelanggaran lalu lintas melejit hingga 1.254 persen. Situasi ini membuat aparat tak punya pilihan selain memperketat pengawasan di jalan raya.

Menjawab kondisi tersebut, Polres Magetan resmi menggelar Operasi Zebra Semeru 2025. Apel penggelaran pasukan berlangsung di halaman Mapolres Magetan, Senin (17/11/2025), dipimpin Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo.

“Terima kasih atas dedikasi dan totalitas menjaga keamanan serta pelayanan prima, sehingga kondusivitas wilayah Jawa Timur khususnya Magetan tetap terjaga,” ungkapnya saat membacakan amanat Kapolda Jatim.

Operasi Zebra Semeru 2025 digelar 17–30 November 2025, dengan fokus menguatkan disiplin berlalu lintas dan menekan laju pelanggaran yang makin tak terkendali.

Polres Magetan memastikan seluruh personel turun dengan langkah tegas: mulai preemtif, preventif, hingga penegakan hukum lewat ETLE statis, ETLE mobile, dan tilang manual untuk pelanggaran kasat mata.

“Operasi ini untuk menekan pelanggaran, menurunkan kecelakaan, serta membangun budaya tertib demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman,” tegas Kompol Dodik.

Delapan pelanggaran prioritas menjadi buruan utama petugas, antara lain boncengan lebih dari satu orang, tidak pakai sabuk keselamatan, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm standar, mengemudi sambil mabuk, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus hingga ngebut, serta penggunaan knalpot brong.

Operasi akan menyasar titik-titik yang dikenal rawan kecelakaan, rawan macet, hingga rawan pelanggaran. Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat khususnya generasi milenial juga terus ditingkatkan agar kesadaran tertib berlalu lintas tidak hanya sekadar himbauan di atas kertas.

Seluruh personel diminta menjaga citra Polri selama operasi. Pendekatan humanis, profesional, dan sesuai SOP menjadi syarat mutlak, termasuk menghindari tindakan yang dapat memicu kegaduhan di ruang publik.

“Pedomani SOP, gunakan buddy system, dan pastikan kehadiran kita benar-benar dirasakan masyarakat,” pesan Kompol Dodik.

Dengan dimulainya Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Magetan berharap masyarakat kian sadar pentingnya disiplin berlalu lintas, sehingga angka kecelakaan di Kabupaten Magetan tidak ikut menanjak sebagaimana tren di Jawa Timur.

Jurnalis: Tim Redaksi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *