Connect with us

SKI News

Ke Solo, Warga Magetan Pilih Naik Kereta Api BIAS Karena Cepat dan Murah

Published

on

Kereta api Bias

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Sesuai data Daop 7 Madiun penumpang kereta api Bias pada semester I tahun 2025 menunjukan peningkatan secara siginifikat .

Penumpang kereta api Bias relasi Madiun–Solo PP dari stasiun Magetan berjumlah 20.403 penumpang disusul Stasiun Ngawi: 19.841 penumpang,dan  Stasiun Walikukun: 5.004 penumpang. Sedangkan penumpang dari stasiun Madiun berjumlah 108.006 penumpang.

Salah satu mahasiswa warga Kecamatan Barat Magetan mengaku memilih naik kereta api Bias naik dari stasiun Magetan karena lebih irit dan anti macet.

“Alasan pertama tepatnya bersih dan perjalannya asyik dan tidak macet, murah lagi,”cetus Supiah saat akan berangkat kuliah disalah satu universitas Solo Jawa Tengah.

Senada yang dikatakan, Sumarno warga Desa Karangsono saat hendak ke Yogyakarta Dia milih naik kereta api Bias karena  murah, bersih dan cepat.

Sementara itu, manajer Humas Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengatakan sejak mulai dioperasikan dan diperpanjang relasinya hingga Madiun, KA Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS) langsung menyedot perhatian masyarakat.

“Kereta dengan rute Madiun–Bandara Adi Soemarmo ini merupakan KA lokal PSO yang mencatat kinerja positif pada semester I 2025. Tercatat  Januari–Juni 2025, KA BIAS telah melayani 153.254 penumpang,”ujar Zainul. Minggu (27/7/2025).

Lebih lanjut, ini merupakan capaian positif tidak terlepas dari peran masyarakat yang memanfaatkan layanan KA BIAS untuk memperkuat konektivitas lintas wilayah, serta memberikan alternatif perjalanan yang efisien.

Zainul menambahkan, perjalanan menggunakan kereta api terbukti lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar per penumpang-kilometer dibandingkan kendaraan pribadi maupun angkutan jalan raya pada umumnya, sehingga turut berkontribusi mengurangi kepadatan lalu lintas dan emisi di koridor jalan utama.

Kehadiran KA BIAS merupakan bagian dari komitmen KAI mewujudkan integrasi antarmoda yang menyeluruh, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs) melalui efisiensi energi dan penurunan jejak emisi.

KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Madiun–Solo PP menjadi solusi mobilitas masyarakat dengan tarif terjangkau, perjalanan tepat waktu, dan kenyamanan yang konsisten.

KA BIAS relasi Stasiun Bandara Adi Soemarmo–Madiun (PP) menghubungkan bandara dengan wilayah-wilayah di dua provinsi, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain mengintegrasikan dua moda transportasi (kereta api dan pesawat), layanan ini juga mengoneksikan berbagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial di kedua provinsi tersebut.

“Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi penumpang pesawat maupun komuter harian yang membutuhkan moda transportasi cepat, nyaman, terjadwal tepat waktu, serta lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar dan mampu meminimalisir kepadatan kendaraan di jalan raya,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *