Connect with us

SKI News

KDMP Magetan Tembus 70 Persen, Warga Kompak Ngebut Birokrasi Jangan Jadi Rem Tangan

Published

on

Komandan Kodim (Dandim) 0804/Magetan Letkol Inf. Hasan Dasuki,

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Magetan terus gaspol.

Dari hasil pemetaan, pembangunan sudah berjalan di 164 titik atau sekitar 70 persen dari total 224 titik yang direncanakan.

Capaian ini disampaikan langsung oleh Komandan Kodim 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, kepada jurnalis Suarakumandang.

Menurutnya, progres KDMP diawali dari pemetaan lahan oleh satgas, lalu dilanjutkan pemerintah daerah pada tahap pembangunan fisik.

“Alhamdulillah, sudah ada titik berjalan sangat baik. Salah satunya di Desa Cepoko Kecamatan Panekan bisa jadi role model awal,” ujar Letkol Hasan.

Secara target, KDMP di Magetan dirancang menjangkau 235 titik, sesuai jumlah desa dan kelurahan.

Namun di lapangan, belum semua wilayah bisa langsung dieksekusi. Khususnya di beberapa kelurahan masih terkendala ketersediaan lahan.

Hasan menegaskan, persoalan ini bukan deadlock, melainkan masih berkutat di jalur birokrasi. Mulai dari urusan perizinan, Izin Peralihan Hak (IPH) hingga pembongkaran bangunan.

“Sesuai Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, kepala daerah punya peran langsung dalam pemetaan lahan. Ini sedang kami tindak lanjuti bersama pemda,” jelasnya.

Di sisi lain, ia berharap proses administrasi ke depan bisa lebih lincah.

Pasalnya, jika birokrasi terlalu berliku, potensi memperlambat laju pembangunan di lapangan sebenarnya sudah siap jalan.

“Kita ingin semuanya bisa lebih smooth, supaya pembangunan KDMP benar-benar maksimal,” katanya.

Menariknya, kekompakan warga Magetan justru menjadi nilai plus. Dukungan masyarakat dinilai kuat dan solid, bahkan membuat Magetan masuk daerah dengan capaian pemetaan tertinggi, mencapai sekitar 220 titik.

“Karakter masyarakat Magetan itu rukun dan kondusif. Walau sempat ada dinamika, seperti di wilayah Kembangan, tapi bisa diselesaikan dengan dewasa dan dialog,” ungkap Hasan.

Dengan modal sosial kuat dan progres sudah 70 persen, KDMP Magetan tinggal menunggu satu hal: birokrasi jangan jadi penghambat, tapi jadi akselerator.

Jurnalis: Cahyo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *