Connect with us

SKI News

Kapolres Magetan Ngecek Dapur SPPG Poncol: No Drama, No Asal Masak! SOP & Food Safety Harga Mati

Published

on

Sidak dapur SPPG Poncol, Kapolres Magetan pastikan semuanya on track. Dari bahan mentah sampai distribusi, kualitas harus dijaga. Karena gizi bukan formalitas, tapi tanggung jawab.

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN . Kalau urusan gizi masih dianggap receh, siap-siap kena reality check. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memilih turun langsung ngecek dapur SPPG Polres Magetan 2 Poncol, Jumat (13/2/2026). Bukan buat formalitas, bukan juga sekadar pencitraan. Ini kontrol real, bukan gimmick.

Di dapur SPPG wilayah Poncol itu, semuanya disisir detail. Dari bahan mentah, proses masak, plating, pengemasan, sampai distribusi. Pesannya tegas: nggak boleh ada yang asal jalan. Karena gizi bukan urusan coba-coba.

Dirilis dari Humas Polres Magetan, momentum kontrol ini juga bersamaan dengan zoom meeting groundbreaking peresmian serentak SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri yang dipimpin Presiden Republik Indonesia. Programnya boleh nasional, tapi kualitasnya ditentukan dari dapur-dapur kecil seperti di Poncol.

Kapolres tak sekadar hadir, tapi benar-benar memastikan standar operasional prosedur (SOP) dijalankan tanpa kompromi. Ia berdialog langsung dengan petugas, memastikan kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas nutrisi benar-benar dijaga. Karena dapur yang abai, dampaknya bisa panjang.

“SPPG Polres Magetan 2 Poncol harus tetap menjaga kualitas, mulai dari kandungan nutrisi, food safety hingga kebersihan lingkungan SPPG. Semua harus sesuai SOP yang telah ditetapkan,” tegas AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Bagi Kapolres, makanan bukan cuma soal rasa enak di lidah. Ini soal tanggung jawab institusi. Soal kesehatan penerima. Soal integritas pelayanan.

“Kami ingin memastikan setiap proses berjalan profesional dan higienis. Pengolahan makanan tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang standar kesehatan, keamanan, serta manfaat gizinya bagi penerima,” ujarnya.

Di tengah banyak program yang kadang berhenti di spanduk dan seremoni, sidak dapur seperti ini jadi bukti bahwa kualitas nggak bisa diwakilkan. Harus dicek. Harus diawasi. Harus dipastikan.

Karena faktanya, ketahanan pangan bukan soal wacana keren di atas kertas. Tapi soal disiplin di dapur. Soal konsistensi di lapangan.

SPPG Poncol kini bukan sekadar tempat masak. Tapi jadi simbol bahwa pelayanan publik nggak boleh asal jadi. Kalau gizi dijaga serius, maka kepercayaan publik pun ikut terjaga.

Jurnalis: Tim Redaksi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *