SKI News
Dua Pendamping PKH Magetan Dipanggil KPK: Kasus Bansos Beras Makin Panas

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Suhu kasus dugaan korupsi bansos beras kembali naik. Dua pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari kabupaten Magetan dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bergabung dengan dua pendamping PKH dari Kabupaten Ngawi untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
Pemanggilan berlangsung di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, tempat KPK menggelar pemeriksaan lapangan.
Informasi diterima redaksi menyebut empat nama adalah Suyanto dan Wisnuisnu Purnaprahara, Pendamping PKH Korwil Kabupaten. Ngawi
Ija Krustandik dan Zaini Muchtar, Pendamping PKH Korwil Kabupaten Magetan
Mereka dimintai keterangan terkait dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan PKH di Kementerian Sosial.
Kasus ini bukan perkara baru. Pada 15 Maret 2023, KPK resmi mengumumkan penyidikan dugaan korupsi bansos beras Kemensos tahun 2020–2021.
Beberapa bulan kemudian, 23 Agustus 2023, KPK menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus disebut merugikan negara hingga Rp326 miliar.
Kini, giliran pendamping PKH daerah ikut terseret penelusuran.
Meski belum ada detail hasil pemeriksaan, pemanggilan empat pendamping ini menandai bahwa KPK mulai membuka ulang jalur distribusi dari pusat hingga daerah.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Magetan, Dwi Tjahyo Aribowo, membenarkan adanya pemanggilan dua pendamping PKH Magetan tersebut.Sabru, (6/12/2025)
“Hasil pemanggilan saya tidak tahu persis. Yang jelas, ada dua anggota PKH dipanggil KPK. Selebihnya saya tidak tahu, dipanggil sekitar pagi Jumat kemarin ,”ujar Ari dengan nada hati-hati.
Sampai berita ini tayang, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait materi pemeriksaan maupun kemungkinan pemanggilan lanjutan.
Suarakumandang.com akan terus memantau perkembangan kasus yang makin panas ini.
Jurnalis: Tim Redaksi.
