Connect with us

SKI News

Dikira Api Sudah Padam, Tapi Saat ditinggal Rumah Ludes Terbakar

Published

on

Salah stau warga sedang berusaha memdamkan api

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Telah terjadi kebakaran di dusun Grumbul Malang, Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Akibatnya satu rumah dan se-isinya hangus terbakar serta uang ratusan ribu milik Darjo Samat yang tak lain adalah pemilik rumah. Kebakaran diduga kelalaian pemilik rumah saat memasak nasi karak. sekitar pukul 15.30 WIB,Kamis,(01/08/2019).

Sesuai keterangan yang berhasil kami himpun dilapangan, kebakaran bermula saat Suminem (50) anak dari Darjo Samat dan Jiyem sedang memasak karak (nasi kering) di pawon (kompor tradisonal ) untuk comboran sapi.

Setelah nasi karak masak, Suminem beranjak pergi ke sawah. Tak lama kemudian rumah bagian belakang milik orangtunya terbakar.

“Awalnya saya itu masak karak buat combor sapi, setelah sudah matang, api sudah  saya padamkan dan saya tinggal ke sawah untuk cari rumput,”kata Suminem.

Suminem mengaku mengetahui rumahnya terbakar setelah salah satu tetangga memberi tahu.”Padahal api di pawon sudah saya padamkan sebelum saya tinggal ke sawah,”sesal Suminem.

Sementara itu saat kebakaran kedua orang tua yang sudah lanjut usia berada dirumah tetangga yang tak jauh dari rumahnya.

Darjo Samat mengaku semua ludes terbakar hanya tersisa rumah depan, sementara perabotan rumah tangga mulai dari kursi, tempat tidur, uang ratusan ribu dan masih banyak lainnya hangus terbakar. ”Cuman tersisa satu rumah bagian  depan sedangkan lainnya ludes terbakar,”terang Darjo kepada jurnalsi suara kumandang.

Tak lama kemudian api berhasil dipadamkan  setelah sejumlah warga  bergotong royong memadamkan api dari air yang mengalir di parit depan rumah korban dengan memakai mesin diesel air milik warga.

Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Sementara kebakaran yang menghanguskan satu rumah milik warga desa Pupus diduga kelalaian pemilik rumah.

Sementara itu, pihak desa akan segera mencarikan solusi untuk bisa membantu memperbaiki rumah warganya.”Rumah yang terbakar itu termasuk warga kami yang kehidupannya serba kekurangan, jadi nanti pihak pemerintah desa akan mencarikan solusi untuk membantu mereka terutama untuk memperbaiki rumahnya,”kata Tumiran kepala desa Pupus.

“Kita nanti akan carikan dua alternative bisa meminta bantuan ke dinas sosial dan kita bisa ambilkan ke dana anggaran desa, kita lihat saja nanti, yang jelas pemerintah desa akan membantu semaksimal mungkin untuk membantu, mengingat mereka termasuk warga dengan kehidupan serba kekurangan,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *