500 Pelajar di Magetan Dapat Bantuan Kacamata Baca Gratis

Bupati Suprawoto memberikan kacamata kepada pelajar SMP di Magetan didampingi pengurus dari Lions Club International di pendopo surya Graha kab Magetan

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Sedikitnya 500 kacamata baca dibagikan gratis kepada pelajar SD dan SMP di Magetan, Jawa Timur. Pembagian kacamata ini diperuntukan bagi pelajar yang kondisi kesehatan matanya kurang bagus.

President Lions Club Madiun Host, Yoyok Setiyo Utomo mengatakan pihaknya selama sebulan melakukan pemeriksaan ketajaman pandangan mata untuk 15 sekolah di pedesaan Magetan“Jadi pemberian kacamata ini melalui uji tes mata oleh optic yang kami ajak turun ke lapangan,” ujar Yoyok Setiyo Utomo, di Pendopo Graha Surya, Magetan, Rabu (30/01/2019).

“Pembagian kacamata baca ini merupakan program rutin dari Lions Club untuk kesehatan mata. Selain itu, juga program pemeriksaan mata gratis untuk masyarakat,”katanya.

Dia juga mengatakan, bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata sangatlah rendah. Sehingga Lions club International menciptakan program pengabdian masyarakat untuk kesehatan mata, menggandeng perusahaan kacamata kenamaan Essilor yang dikenal ahli dalam koreksi penglihatan dan perlindungan mata.

“Kacamata ini asli didatangkan dari pabriknya dari Paris. Ini kacamata berkelas, dan pemilik pabrik kacamata menyadari bahwa kacamata diciptakan untuk meningkatkan kehidupan dengan meningkatkan penglihatan bagi yang kesehatan matanya kurang bagus,” kata Yoyok.

Lanjutnya,  bahwa nama besar Essilor bergaung di tingkat internasional sejak didirikan tahun 1849 di Paris, Prancis.

Bupati Magetan, Suprawoto, meminta kepada para pelajar di Magetan, agar memanfaatkan kesehatan matanya untuk hal-hal yang baik. “Tirulah perawi hadis Imam Buchori. Dulunya, Imam Buchori lahir dalam keadaan buta. Mendadak pada usia 10 tahun, kedua matanya bisa terbuka untuk melihat. Dari situ, Imam Buchori bersyukur bisa melihat dunia, dan mengumpulkan hadis yang dibukukan,” kata Suprawoto menyemangati pelajar penerima kacamata gratis dari Lions Club Internasional, sebuah NGO yang kini berusia 102 tahun dan diakui secara internasional bahkan tercatat di organisasi internasional Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, AS.

Suprawoto meminta para pelajar untuk menulis dengan baik. Karena, lanjutnya,  orang boleh hebat setinggi langit. “Tapi, kalau tidak menulis akan hilang dari sejarah. Menulis adalah untuk keabadian,” ungkapnya menyebut kutipan penulis Pramudya Ananta Toer.

Sementara itu dalam pembagian kacamata gratis di antaranya adalah SMPN 2 Parang, SMPN 1 Ngariboyo, SMP 1 Takeran, SDK Santa Maria Magetan, dan sejumlah guru SD dan SMP. Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.