Connect with us

SKI News

Siswa SMKN Tata Busana Buat Puluhan APD disumbangkan ke Pemprov jatim

Published

on

Sejumlah Siswa-siswi SMKN di Ponorogo sedang membuat APD di ruang praktek

Suarakumandang.com,BERITA PONOROGO. Mengingat persedian Alat Pelindung Diri (APD) yang dikenakan tenaga medis untuk menangani viruscorona atau covid 19, puluhan siswa dan guru disalah satu SMKN di Ponorogo, Jawa Timur membuat APD.

Sujono kepala Sekolah SMKN di Ponorogo mengatakan pihaknya untuk pembuatan APD dengan harapan kedapan dapat membantu pemerintah disegman alat pelindung diri. “Ini yang membuat siswa-siswi SMKN yang bergerak di tata busana, ada 40 siswi yang membuat pakaian APD,”ujar Sujono.Sabtu, (04/04/2020).

“Hingga kini pembuatan APD berjalan dengan lancer, karena bidang kami. Untuk busana APD  itu saya kira relative mudah dari pada membuat baju busana lain, ini-kan semacam alat praktek,”jelas Sujono.

Dia juga menjelaskan, bahwa pakaian APD ini nanti akan kami sumbangkan ke pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Timur.”Disini guru juga terlibat untuk membuat pakaian APD. Dan APD ini sangat dibutuhkan sekali oleh tim medis dalam menangani pasien yang terjangkit virus corona maupun covid 19,”terang Sujono,

“Kami sengaja membuat APD  karena banyaknya kabar atau berita jika tim medis yang saat ini sedang menangani pasien terjangkit virus corona atau covid 19 mulai kehabisan stok APD,”paparnya.

Dalam pembuatan  APD dalam sehari siswa dan guru mampu membuat sedikitnya 40 pakaian APD. “Proses pembuatan APD nyaris tidak ada kesulitan yang berarti. Sebab seluruh siswa sudah terbiasa membuat pakaian,  sehingga membuat APD  nyaris tidak ada kendala yang berarti,”ucap Sujono.

“Kami tidak bias memproduksi dalam jumlah banyak, sebab terkendala biaya, namun  paling tidak mereka bisa membatu memerangi wabah corona yang merenggut puluhan ribu nyawa warga di dunia,”kata sujono lagi.

Alifah Lubis salah satu siswi SMKN di Ponorogo  mengaku bangga karena bisa berpartisipasi dalam pencegahan pandemic virus corona. ”Karena tata busanan bidang saya, saya kira tidak begitu sulit untuk membuat pakaian APD,” ungkap Alifah.

Sementara waktu pembuatan APD  tidak membutuhkan waktu yang lama, satu kelompok siswa yang terdiri dari enam orang bisa membuat satu hingga dua APD dalam satu harinya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.