SKI News
Pokir Magetan Mulai “Dikuliti”: 100 Orang Sudah Diperiksa, 50 Pokmas Siap Masuk Sesi Berikutnya

Kasi Intel Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Drama anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun 2021–2023 belum juga tamat.
Justru sekarang masuk fase lebih serius dari awalnya cuma terdengar lirih, kini mulai dibongkar satu per satu.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tancap gas melanjutkan penyelidikan.
Setelah sekitar 100 orang dari berbagai unsur dimintai keterangan, giliran 50 kelompok masyarakat (pokmas) bakal dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan pekan depan.
Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu. Kalau sebelumnya masih tahap pengumpulan awal, kini masuk sesi pendalaman.
Fokus penyelidik makin tajam: menelusuri alur anggaran dari tahap usulan hingga realisasi di lapangan.
Singkatnya, bukan cuma soal administrasi tapi juga memastikan apakah program benar-benar berjalan sesuai rencana.
Kasi Intel Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menyebut proses ini masih terus berkembang.
“Sekitar 100 orang sudah dimintai keterangan. Ini masih berjalan dan bisa bertambah sesuai kebutuhan,” ujar Andy, Jumat (27/6/2026).
Peran pokmas jadi krusial dalam tahap ini. Sebab, mereka merupakan pelaksana langsung kegiatan bersumber dari dana pokir.
Dari keterangan mereka, penyelidik berharap bisa mendapat gambaran utuh apakah alurnya sesuai prosedur atau justru menyimpang.
Kejari Magetan menegaskan, penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dan terbuka.
Setiap data akan diverifikasi secara cermat untuk memastikan ada tidaknya unsur pelanggaran hukum.
Hingga kini, kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan dan belum mengarah pada penetapan tersangka.
Namun, dengan semakin banyaknya pihak diperiksa, arah penanganan perkara ini mulai terlihat dan berpotensi berkembang lebih jauh.
Jurnalis: Tim Redaksi.
