Connect with us

SKI News

PDIP Dirikan Posko Kesehatan di Jalur Sidorejo-Sarangan: Ketika Partai Turun, Negara Jangan Cuma Nonton

Published

on

Sasa berdiri di depan Posko Kesehatan PDIP Magetan di jalur Sidorejo–Sarangan. Saat malam tahun baru rawan lelah dan celaka, politik memilih turun tangan, bukan sekadar bicara.

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN.  Saat malam tahun baru identik dengan kemacetan, kelelahan pengendara, dan risiko kecelakaan di jalur padat Sidorejo–Sarangan, justru partai politik yang lebih dulu pasang badan. PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menyiagakan posko kesehatan di jalur utama menuju kawasan wisata Sarangan sebuah pemandangan yang sekaligus menenangkan, sekaligus menyentil.

Posko ini dijaga 6 personel Satgas, 4 anggota Baguna, serta 2 tenaga kesehatan. Kader PDIP setempat ikut turun tangan, memastikan layanan berjalan.

Dari P3K, ambulans siaga, hingga minuman hangat dan makanan ringan, semua tersedia. Lengkap. Sigap. Tanpa birokrasi berlapis.

Ketua DPC PDIP Magetan, Diana Sasa, menyebut langkah ini berangkat dari kepedulian sederhana: keselamatan manusia.

“Setiap malam tahun baru, jalur ke Sarangan selalu padat. Banyak pengendara kelelahan, bahkan butuh pertolongan ringan. Kami tidak ingin hanya menonton,” ujar Sasa.

Kalimat itu terdengar sederhana, tapi maknanya tajam. Sebab di saat jalur wisata jadi urat nadi ekonomi daerah, kehadiran layanan dasar sering kali justru bergantung pada inisiatif non-pemerintah.

Posko ini, kata Diana, terbuka untuk siapa saja. Tanpa tanya KTP. Tanpa tanya pilihan politik.

“Silakan mampir. Minum hangat, istirahat, atau periksa kesehatan. Yang penting bisa melanjutkan perjalanan dengan aman,” katanya.

Ia juga mengapresiasi spontanitas kader dan relawan yang bergerak tanpa banyak komando.

“Guyub. Saling jaga. Tidak ribet,” tambahnya.

Posko kesehatan ini beroperasi sepanjang malam pergantian tahun. Sebuah pengingat halus namun menusuk: ketika partai politik mampu hadir cepat di titik rawan, publik tentu berharap negara lewat institusi resminya tak sekadar hadir di spanduk dan baliho.

Malam tahun baru seharusnya dirayakan dengan aman. Dan keselamatan, semestinya tak menunggu momentum politik.

Jurnalis: Tim Redaksi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *