Connect with us

SKI Kesehatan

Pasien COVID-19 di Ponorogo Bertambah 138, Ruang Isolasi RSUD dan Shelter Penuh

Published

on

Rahayu Kusdarini Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo saat diwawancari oleh sejumlah awak media

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Jumlah angka penderita COVID-19 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur hingga Selasa, (08/12/2020) terus meningkat mencapai 138 pasien. Bertambahnya jumlah pasien COVID-19 yang cukup signifikan membuat ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Dokter (RSUD) Harjono Kabupaten Ponorogo dan Shelter terisi penuh.

 “Untuk jumlah pasien COVID-19 di Ponorogo  penambahan kasus cukup signifikan dan cukup memprihatinkan, dan setiap hari ada penambahan kasus 30 sampai 40 pasien,” ujar Rahayu Kusdarini Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo.

Masih kata Rahayu, tiga hari lalu 49 orang dan kita masih punya simpanan di laboratorium dan angka ini pastinya akan bertambah karena hasil tes semuanya belum keluar. ”Dampaknya semua rumah sakit rujukan tempat tidur penuh, shelter juga penuh,” katanya.

“Sedangkan yang tidak bergejala memang kita lakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing sesuai protokol kesehatan,” paparnya.

Terkait isolasi mandiri lanjutnya, ini sebenarnya menyisakan sedikit permasalahan ketika yang bersangkutan kurang disiplin.

“Karena kalau tidak disiplin resiko penularan masih terjadi dan isolasi di rumah kalau tidak disiplin akan membentuk klaster keluarga,” terangnya.

Akibat meningkatnya angka terkonfirmasi positif COVID-19 pihak Dinas Kesehatan maupun Satuan Tugas (Satgas) penanganan COVID-19 mengambil langkah untuk mengisolasi mandiri pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di rumah masing-masing. “Meski diisolasi di dalam rumah namun Satgas melakukan pemantauan secara ketat,” tegasnya.

Menurutnya, banyaknya penambahan kasus COVID-19 karena masyarakat yang kini mulai mengabaikan kebiasan 3M. “Penerapan 3M adalah Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” jelas Rahayu.

“Termasuk adanya klaster perkantoran dan keluarga yang membuat kasus terkonfirmasi positif di Ponorogo meningkat dratis,” kata Rahayu lagi.

Sementara itu, dari data Dinkes Kabupaten Ponorogo hingga hari Selasa, (08/12/2020) jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 berjumlah 849 pasien, 226 menjalani isolasi dan meninggal dunia 28 orang.

Dalam hal ini pihak Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghimbau kepada masyarakat Ponorogo untuk kembali menerapkan protokol kesehatan dengan cara 3M sehingga COVID-19 di Ponorogo segera kembali hijau.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *