Connect with us

SKI News

PAM Suro: Utamakan Humanis, Sosialisasi Bermasker

Published

on

Suarakumandang.com, BERITA MADIUN. Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto dan Komandan Kodim 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto mengingatkan pengamanan malam satu suro dan satu suro mengedepankan pendekatan humanis dalam bertugas. Bukan berarti tindakan tegas tidak bisa diterapkan, tindakan tegas tetap dilakukan dalam situasi tertentu atau dianggap perlu.

Demikian disampaikan kedua pimpinan Polres Madiun dan Kodim 0803 Madiun usai “Apel Kesiapan Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Malam Satu Suro dan Satu Suro Tahun 2020 di Polres Madiun”, Selasa (18/8/2020). Keduanya juga mengharapkan butir-butir kesepakatan telah disepakati hingga disosialisasikan tingkat bawah dipatuhi dan dilaksanakan.

“Kami berharap tidak ada tindakan tegas nantinya, karena kesepakatan sudah ditandatangani pimpinan pencak silat. Disusul, sosialisasi hingga tingkat terbawah harus diwujudkan demi kebaikan bersama, seperti tidak ada ziarah makam hingga pengesahan anggota dapat dilakukan tingkat ranting atau sub ranting,” tandas Kapolres Madiun.

Ia juga mengingatkan pelaksanaan ditingkat ranting pun diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun. Petugas Pengamanan tetap melakukan pemantauan dan mengingatkan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan.

Senada, disampaikan Dandim 0803 Madiun mengatakan perlunya menjaga dan melaksanakan butir-butir kesepakatan. Sebab, pelaksanaan kegiatan bukan ditiadakan atau masih bisa dilakukan, tapi ditingkat lebih kecil. Situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini berisiko tinggi melakukan kegiatan dalam jumlah massa besar.

“Jumlah massa besar, tidak tertutup kemungkinan penularan Covid-19 dan berdampak menjadi kluster baru. Kami (TNI-Polri) tidak menginginkan hal itu terjadi. Kami beberapa waktu lalu menerima tugas (Inpres Nomor 6/2020) juga diberi tugas menekan penyebaran Covid-19,” ujar Letkol Czi Nur Alam Sucipto.

Menyinggung lokasi penempatan personil berjumlah 1.000 orang lebih dari Polri, TNI dan unsur lain, AKBP Eddwi Kurniyanto menyatakan ditempatkan di 8 lokasi pintu masuk (perbatasan) dengan sejumlah daerah. Personil juga disiagakan sejumlah daerah rawan bentrokan, diharapkan tidak ada lagi bentrokan.

Jurnalis: TM/ Agus Basuki.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.