Connect with us

SKI News

Mayoritas Ngebut Lewati Target, Stunting Masih Jadi “PR Ngeyel” di LKPJ Bupati Magetan

Published

on

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Magetan, Senin (30/3/2026) malam. Capaian kinerja mayoritas sektor melampaui target, meski penanganan stunting masih menjadi perhatian utama.Foto: Suarakumandang.com

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di Gedung DPRD Magetan berlangsung dengan paparan capaian kinerja cukup menggembirakan.

Bupati Magetan akrab disapa Bunda Nanik Sumantri memaparkan, kinerja pembangunan daerah tahun anggaran 2025 menunjukkan hasil positif.

Dari 14 bidang indikator utama, mayoritas telah melampaui target ditetapkan. Bahkan, rata-rata capaian berada di atas 100 persen.

“Secara umum capaian kinerja kita sangat baik. Hampir seluruh indikator berhasil melampaui target telah ditetapkan,” ujar Bunda Nanik dalam rapat paripurna, Senin (30/3/2026) malam.

Meski demikian, di balik capaian tersebut, masih terdapat satu indikator menjadi perhatian serius, yakni penanganan stunting.

Data tahun 2025 mencatat prevalensi balita stunting di Kabupaten Magetan berada pada angka 8,20 persen.

Angka tersebut dinilai belum memenuhi target dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sehingga menjadi evaluasi penting bagi pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Magetan, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menekan angka stunting.

Di antaranya melalui penetapan desa prioritas serta penguatan kolaborasi lintas sektor guna mempercepat intervensi di lapangan.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, upaya penanganan stunting akan terus diperkuat agar ke depan capaian indikator ini dapat memenuhi target yang telah ditetapkan.

Dengan mayoritas capaian telah melampaui target, Pemerintah Kabupaten Magetan tetap optimistis dapat meningkatkan kualitas pembangunan daerah, sekaligus menuntaskan pekerjaan rumah pada sektor  masih memerlukan perhatian khusus.

Jurnalis: Tim Redaksi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *