Connect with us

SKI News

Lebaran 2026 Nggak Seramai Dulu, UMKM Kuliner Magetan Ngaku Omzet Drop 20 Persen

Published

on

Kondisi Warumg Lembah Manah Magetan

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Momen Lebaran yang biasanya jadi “ladang cuan” bagi pelaku kuliner di Magetan, tahun ini terasa beda vibe.

Nggak seramai dulu, bahkan sejumlah UMKM harus rela melihat omzet mereka turun hingga 20 persen.

Bomak, pengelola kuliner di kawasan Lembah Manah, blak-blakan soal kondisi ini.

Menurutnya, penurunan mulai terasa sejak Lebaran hari kedua (H+2), di mana jumlah pengunjung nggak lagi membludak seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Dulu itu sampai nolak-nolak pengunjung, saking penuhnya. Sekarang, Ya masih ada, tapi nggak sampai bikin kewalahan,” ujarnya.

Ia juga menyebut, mayoritas pengunjung yang datang justru berasal dari luar Kabupaten Magetan, terutama para perantau pulang kampung. Persentasenya bahkan tembus sekitar 90 persen.

Meski begitu, ada sedikit “angin segar” bagi pelaku usaha.

Hari ini, pasokan bahan pokok seperti ayam dan telur terbilang lancar.

Kondisi ini dipengaruhi oleh liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga distribusi bahan makanan tidak tersendat.

“Sekarang masih aman. Tapi nanti kalau MBG sudah jalan lagi, kemungkinan bahan bakal susah lagi,” kesel Bomak.

Fenomena ini jadi sinyal kalau daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih, ditambah durasi libur yang relatif singkat bikin perputaran uang di sektor kuliner nggak sekencang dulu.

Bagi pelaku UMKM, situasi ini jelas jadi tantangan. Harapannya sederhana: kondisi segera stabil, pengunjung kembali ramai, dan dapur usaha tetap ngebul tanpa drama.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *