Connect with us

SKI News

Keluhkan Perut Sakit, Pegawai Kejari Ponorogo Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kost

Published

on

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Penghuni kost digemparkan atas penemuan mayat laki-laki di toilet kamar kost. Seorang pegawai kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo, Jawa Timur ditemukan tewas di dalam kamar kost yang berada di jalan Semen Remeng, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Jawa Timur Kamis (12/03/2020).

Prabowo Indra selaku penjaga kost mengatakan bahwa ia curiga atas kuci kost Korban yang masih tertancap dipintu bagian luar. Saat dibuka ia menemukan laki-laki yang sudah tak bernyawa di dalam kamar kost. ” Kunci kamarnya di luar, saya ketuk ketuk pintunya ternyata gak ada respon terus saya beranikan diri masuk dan saya cek ternyata bapak itu sudah di kamar mandi dengan posisi duduk,” ujar Prabowo.

Kematian pegawai kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo ini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, diduga korban tewas karena menderita sakit.

Kompol Sukamto Kapolsek Babadan mengatakan bahwa petugas kepolisian Mapolsek Ponorogo langsung melakukan identifikasi di kamar kost tersebut. “Dari informasi yang kami dapat kemarin sore korban sudah berhubungan dengan keluarganya dan mengeluhkan kondisi sakit serta teman kejaksaan juga mengatakan sakit. Kemungkinan ini meninggal karena sakit,” jelas Kompol Sukamto.

Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo pun terjun langsung ke kamar kost untuk melihat langsung proses identivikasi Hadi Danuri, Kasi barang bukti kantok Kejaksaan yang tewas di dalam toilet kamar kost. Korban merupakan warga Kabupaten Indramayu yang baru lima bulan bertugas di Ponorogo.

 “Dia menjabat sebagai kasi barang bukti di kejaksaan negeri ponorogo, selama tiga bulan ini dan kelihatan belakangan ini mengeluh sakit. Namun, dapat saya katakan sejak awal kondisinya memang kurang sehat dan mengeluhkan sakit perut,”ungkap Indah Laila Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo.

 Untuk memastika penyebab kematian korban. Jasad pegawai Kejaksaan langsung dibawa ke RSUD Dokter Harjono, Ponorogo untuk divisum.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.