Connect with us

SKI News

Hujan Ekstrem Terjang Magetan, 14 Desa/Kelurahan Terdampak Banjir dan Longsor

Published

on

Kawasan Kelurahan Selosari Magetan tergenang banjir. Sabtu,3/4/2016)

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Magetan pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Sedikitnya 14 desa/kelurahan dilaporkan terdampak banjir luapan, disertai pohon tumbang dan tanah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Eka Radityo, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dipengaruhi dinamika atmosfer berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG.

Kondisi tersebut menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan serta kerusakan infrastruktur di beberapa titik.

Adapun wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Magetan, Sidorejo, Bendo, Ngariboyo, hingga Poncol.

Beberapa lokasi yang mengalami genangan antara lain Jalan Diponegoro (Kelurahan Selosari), Jalan Pasar Baru Timur (Kelurahan Kebonagung), Jalan Karya Dharma (Desa Ringinagung), hingga Jalan Mayjend Sungkono (Kelurahan Sukowinangun). Ketinggian air bervariasi mulai dari 10 hingga 50 sentimeter.

Selain banjir, kejadian pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan di sejumlah titik, seperti di Jalan Bupati Sudibyo, Jalan Ring Road Widorokandang, dan Jalan Barito.

Bahkan, beberapa pohon berdiameter besar menutup akses jalan hingga 100 persen sebelum dilakukan penanganan.

Di wilayah lain, bencana tanah longsor terjadi di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, serta di Dukuh Jati, Desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol.

Longsor tersebut menutup akses jalan desa dan merusak talud serta infrastruktur, termasuk tiang listrik yang ikut terbawa material longsoran.

BPBD mencatat, banjir juga sempat masuk ke permukiman warga. Di antaranya dua rumah di Perumahan Bukit Selosari Permai serta satu rumah di Kelurahan Tawanganom dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter.

Selain itu, air juga menggenangi fasilitas umum seperti masjid dan ruang kelas taman kanak-kanak di kawasan Jalan Mayjend Sungkono.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh genangan dilaporkan telah surut pada Sabtu sekitar pukul 19.45 WIB hingga Minggu pagi pukul 07.45 WIB.

“Penanganan pohon tumbang telah selesai dilakukan, sementara untuk lokasi longsor akan dilanjutkan kerja bakti dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak,” ujar Eka.

Dalam penanganan bencana ini, BPBD Magetan mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, PUPR, Dishub, Damkar, PLN, relawan, hingga masyarakat setempat.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

Warga diminta segera melapor apabila terjadi keadaan darurat melalui layanan BPBD.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami minta warga tetap siaga dan berhati-hati,” pungkasnya.

Jurnalis : Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *