Connect with us

SKI News

Generasi Perajin Kulit di Magetan Nyaris Punah

Published

on

Salah satu Karyawan perajin kulit toko Praktis sedang mengukur untuk pembuatan sepatu

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Jalan Sawo mempunyai panjang 600 meter. Di kanan-kiri jalan yang mempunyai lebar 4 meter tersebut terdapat sederet toko yang menjual berbahan kulit sapi seperti sepatu, ikat pinggang, tas, jaket, dompet, dan masih banyak contoh lainnya.

Jalan Sawo terletak di  Kelurahan Selosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jawa Timur terdapat 44 toko, salah satunya toko milik Eko Patrianto yang diberi nama toko Praktis, selain menjual, Eko juga memproduksi sepatu kulit.

Dia mengungkapkan, bahwa akhir-akhir ini generasi perajin kulit di Kabupaten Magetan semakin berkurang secara signifikan. Bahkan dari sekian generasi kebanyakan  memilih untuk bekerja di luar kabupaten seperti kota-kota besar yakni Surabaya, Jakarta, dan Bandung.

“Perajin di Magetan memang terbalik dengan penyamak, karena akhir-akhir ini keberadaan penyamak semakin tumbuh subur sedangkan perajinnya dari tahun ke tahun semakin berkurang,” ujar Eko.

Dia menjelaskan, semakin berkurangnya perajin di Magetan karena tidak ada regenerasi lagi. ”Salah satu contoh tidak ada garis keturunan, kedua anaknya perempuan jadi usaha di sektor industri yang dinilai berat tidak mungkin dilakukan,” kata Eko kepada jurnalis Suara Kumandang.

Masih kata Eko, kendala lain yaitu keterampilan terbatas, karena di Magetan tidak ada Balai Latihan Kerja (BLK). “BLK di Magetan belum ada untuk secara kontinu, namun selama ini cuma UPT sifatnya satu tahun satu kali atau dua kali,” ucap Eko.

Masih banyak kendala mengapa perajin kulit di Magetan semakin berkurang secara signifikan. Lanjut Eko, kendala lain adalah sistem. ”Sistem pedagang modelnya pasif dalam artian didatangi konsumen, karena di Magetan selama ini kita belum pernah punya agen pemasaran atau tim pemasaran keluar daerah,” ungkap Eko kepada jurnalis Suara Kumandang.

Eko Patrianto pemilik toko dan produksi sepatu kulit khas Magetan

“Beda dengan kota-kota lain, mereka ada organisasinya dan mereka memasarkan produk-produk teman-temannya ke kota-kota, masuk toko atau event-event,” kata Eko lagi.

Turunnya perajin di Magetan jika melihat data asosiasi dulu saat masih aktif tahun 2002 perajin kulit di erjumlah 216. Saat ini 2019 turun menjadi 110 perajin. ”Kalau diprosentasekan berkurang, kurang lebih 50 persen,” keluh Eko.

Upaya Eko bersama rekannya untuk mempertahankan keberadaan perajin kulit menurutnya hanya ada satu jalan yang bisa dilakukan, yakni mendidik setelah mereka lulus sekolah tingkat SLTA.

“Yang bisa kita lakukan adalah untuk menyelamatkan regenerasi perajin kulit di Magetan adalah menumbuhkan yang sudah lulus kita coba upayakan berdikari, dampingi, mandiri sampai bisa menjadi perajin kulit, bisanya cuma itu saja,” papar Eko.

Berbeda dengan penyamak kulit di Magetan dari tahun ke tahun mengalami peningkatkan secara sgnifikan karena Magetan basisnya kulit. ”Apalagi penyamak kulit di Magetan terkenal se-Indonesia,” senangnya.

“Kenapa Magetan jadi basis penyamak kulit se-Indonesia karena di Magetan jika pembeli membutuhkan kualitas kulit apapun ada di Magetan mulai dari kelas rendah maupun kelas tinggi,” jelas Eko kembali.

Sementara itu pengakuan Slamet (35) salah satu perajin di Magetan yang saat membuat sepatu tipe laki-laki satu pasang sepatu dihargai Rp. 6.000,- sedangkan sepatu wanita dihargai Rp. 5.500,- per sepatu.

“Sehari rata-rata pembuatan sepatu kalau tingkat kesulitannya tinggi mampu menghasilkan rata-rata 7 sampai 8 pasang sepatu, namun jika tingkat kesulitannya rendah saya bersama teman-teman mampu membuat 10 sampai 12 pasang sepatu,” ucap Slamet salah satu karyawan toko industri sepatu Praktis.

Bahkan dari sejumlah informasi kebanyakan dari generasi perajin kulit memilih bekerja ke luar kota besar seperti kota Surabaya, Sidoarjo, Jakarta, Semarang dan kota besar lainnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.