SKI News
Gaspol Tanpa Keluar Kota! CPMI Magetan Kini Bisa MCU di RSUD Sendiri

Direktur RSUD dr. Sayidiman, dr. Rochmad Santoso, saat memberikan keterangan pers terkait dibukanya layanan medical check-up bagi CPMI di Magetan. Layanan ini dihadirkan untuk mempermudah akses pemeriksaan kesehatan tanpa harus keluar kota.
Suarakumandang.com. BERITA MAGETAN. Kabar fresh buat ribuan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Magetan, Jawa Timur.
Sekarang nggak perlu lagi road trip ke Madiun, Kediri, apalagi Surabaya cuma buat medical check-up.
Semua sudah bisa kelar di RSUD dr. Sayidiman Magetan Dekat, hemat, dan pastinya lebih praktis.
Direktur RSUD, dr. Rochmad Santoso, mengungkapkan potensi pekerja migran asal Magetan mencapai 1.500–2.000 orang setiap tahun.
Selama ini mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan di luar kota karena keterbatasan fasilitas.
Kini, layanan tes kesehatan terpadu resmi dibuka setelah Peraturan Bupati (Perbup) tentang tarif diterbitkan.
“Alhamdulillah, Perbup tarif sudah keluar, jadi layanan tes CPMI sudah bisa berjalan. Tujuannya agar warga Magetan yang ingin bekerja ke luar negeri bisa cek kesehatan di sini,” Santosa.
Dengan adanya penyesuaian tarif melalui Perbup terbaru, biaya pemeriksaan menjadi lebih kompetitif.
CPMI tak perlu lagi keluar ongkos transportasi tambahan atau menghabiskan waktu di perjalanan.
Tak kalah penting, hasil pemeriksaan dari RSUD ini sudah mengantongi rekomendasi dari Kementerian Tenaga Kerja, sehingga sah dan diakui sebagai syarat bekerja ke luar negeri.
Setiap negara tujuan punya standar kesehatan masing-masing.
Ada mewajibkan tes tinja, ada fokus pemeriksaan TBC paru, hingga tes HIV.
Artinya, paket dan tarif pemeriksaan akan menyesuaikan kebutuhan negara tujuan.
Meski layanan ini masih terus dikembangkan, termasuk koordinasi teknis untuk negara tertentu seperti Taiwan, pihak rumah sakit optimistis seluruh kebutuhan CPMI bisa terlayani.
Selain membantu masyarakat, layanan ini juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kerja sama dengan P3TKI.
Tak hanya untuk CPMI, RSUD dr. Sayidiman juga menghadirkan layanan Home Care. Program ini menyasar pasien dengan keterbatasan mobilitas.
Dokter spesialis, perawat, hingga ahli gizi dapat memberikan pelayanan langsung ke rumah pasien di wilayah Magetan.
Namun perlu diketahui, layanan Home Care termasuk kategori umum dan belum ditanggung BPJS Kesehatan.
Tarifnya telah diatur secara transparan dalam Perbup yang sama.
Pelayanan publik di Magetan kini makin dekat dan responsif.
Dari para pejuang devisa hingga pasien yang membutuhkan perawatan di rumah, semua bisa mengakses layanan kesehatan tanpa harus keluar kota.
Jurnalis: Tim Redaksi.
