Connect with us

SKI News

Demi Jokowi, 130 Lapak Pedagang Di Ngawi Dipinggirkan

Published

on

Sejumlah petugas gabungan TNI dan Polri sedang membersihkan sejumlah lapak

Suarakumandang.com, BERITA NGAWI. Jelang kedatangan Presiden Joko widodo Jumat, (16/12/2021) mendatang, sebanyak 130 lapak pedagang yang menjadi akses perjalanan Jokowi diseterilkan.

Kedatangan Jokowi ke Kabupaten Ngawi untuk meresmikan pasar besar Ngawi yang di bangun oleh kementrian PUPR , meski dinilai belum sepenuhnya selesai.

Seterilisasi ini banyak dikeluhkan pedagang karena selain tidak ada dukungan pendanaan untuk memindahkan barang, namun terkesan dipaksakan.

Lapak para pedagang ini merupakan lapak relokasi yang menempati sepanjang jalan Sultan Agung dan Mangkubumi kota Ngawi yang diplot sebagai jalur menuju pasar Besar Ngawi.

“Sekenarionya kami harus masuk kepasar dulu untuk sementara atau membawa pulang dagangan, dan hal itu menganggu usaha kami, ” kata  Hariyanti, seorang pedagang pakaian.

Diakui oleh sejumlah pedagang pemindahan lapak pemberitahuan secara mendadak.”Pemberitahuan yang mendadadak dan dipaksakan membuat kami kerepotan apalagi tanpa ada bantuan biaya pemindahan, meskipun para petugas memfasilitasi kami soal penganggkutan”, lanjut Hariyanti.

Pedagang sendiri hanya diberi waktu selama 2 hari untuk memindahkan barang daganganya, sebelum petugas membersihkan bangunan lapak.

Nampak petugas gabungan TNI/ POLRI dan Satpol PP nampak sibuk mengangkut barang pedagang sepanjang Selasa ( 14/12/2021) untuk dipindahkan ke kios darurat yang ada didalam pasar.

Koplres Ngawi AKBP I Wayan Winaya memgatakan tujuan sterilisasi ini semata untuk kelancaran kunjungan RI 1 ke Ngawi.

“Kita bersama dengan rekan Kodim 0805 dan Satpol PP membantu para pedagang memindahkan barang dagangannya baik kerumah maupun sebagian kedalam pasar agar akses jalan bisa digunakan” kata I Wayan.

Pada H-2 Rabu ( 15/11/2021), nampak jalan Sultan Agung ngawi sudah bersih dari lapak pedagang dan hanya menyisakan kesibukan para pekerja di sekitar depan pasar.

Jurnalis: A.M. Mustofa.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *