BPN : 56 ribu Sertifikat Program PTSL 2019 Mendekati Rampung

oleh Kasi Hukum dan Pertanahan Bapan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Ngawi, Jawa Timur Murtoyo

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Pada semester akhir 2019, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) BPN Kabupaten Ngawi telah mendekati capaian target.

Keyakinan tersebut disampaikan oleh Kasi Hukum dan Pertanahan Bapan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Ngawi, Jawa Timur Murtoyo, kepada jurnalis suara kumandang ( 10/09/2019).

“Dari 65.000 bidang tanah dengan 56.500 sertifikat, kini sudah 45 ribu lebih sertikat tanah yang telah terbit, dan diharapkan terselesaikan 100 % pada bulan Oktober mendatang,”kata Murtoyo.

Dia juga mengatakan, pada awalnya ada dua faktor penghambat dominan mengiringi pelaksanaan PTSL ini, yaitu asumsi masyarakat tentang pungli dan identitas kewargaan pemilik tanah.

“Presepsi masyarakat tentang biaya  pengurusan tanah yang membutuhkan dana hingga puluhan juta masih melekat, sehingga membuat enggan untuk mensertifikatkan tanahnya,”kata Murtoyo.

Berikutnya mengenai identitas pemilik tanah, baik KTP maupun KK yang tidak sesuai dengan lokasi tanah yang dimaksud ( luar daerah ), membuat proses penerbitan sertifikat menjadi terhambat, karena banyak yang belum menandatangani permohonan di panitia PTSL.

“Pemahaman masyarakat tentang pengenaan biaya masih bisa teratasi seiring dengan sosialisasi gencar yang kini dilakukan oleh BPN, namun masalah kesadaran atau keseriusan pemilik tanah untuk segera membereskan sertifikatnya yang perlu segera mendapatkan solusinya jika ingin mempercepat penyelesain target,” terang Murtoyo.

Namun apapun kendalanya BPN Ngawi optimis Oktober depan semua sudah rampung, karena secara umum pelaksanaan PTSL di Ngawi berjalan lancar.

Jurnalis:  Ahamd Hakimi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.