Connect with us

SKI News

BNPB Pasang Alat Pendeteksi Banjir di Desa Ngelang Magetan

Published

on

Rucky Nurul Wursanty Dewi Ahli Madya Analis Kebijakan BPBN usai rapat diruang kerja bupati di pendopo surya graha Magetan

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Memasuki musim penghujan tahun 2021 di Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa TImur akan dipasang alat pendeteksi banjir atau Early Warning System (EWS) awal banjir. Alat tersebut digunakan sebagai peringatan awal bagi warga agar lebih waspada ketika banjir tiba.

Suprawoto Bupati Magetan mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Magetan mempunyai daerah banjir yakni Desa Jajar dan Desa Ngelang di kecamatan Kartoharjo.

“Alat EWS akan dipasang di Desa Ngelang, diharapkan nanti masyarakat sekitar sana jika sudah dipasang alat tersebut bisa mengetahui lebih awal,” ujar Suprawoto.

Lebih lanjut, nanti dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan akan memberitahukan cara bagaimana untuk mengetahui lebih awal  kepada masyarakat sebelum terjadi banjir.

“Nanti pihak BPBD akan mengajari cara evakuasi sebelum terjadi banjir setelah adanya alat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Rucky Nurul Wursanty Dewi Ahli Madya Analis Kebijakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa pembangunan alat pendeteksi banjir di Desa Ngelang merupakan program prioritas nasional tahun 2021.

“Untuk instrumentasi peringatan dini ‘terutama peringatan banjir’ dan dibarengi penguatan kapasitas masyarakat. Jadi nanti yang akan dibangun di sini yaitu secara keseluruhan sistem peringatan dini bencana berbasis masyarakat,” terang Rucky, Senin, (08/11/2021).

Dalam hal ini dengan adanya peringatan dini bencana maka masyarakat dapat melakukan respon untuk melakukan penyelamatan dan menghindari korban jiwa serta mengurangi dampak bencana.

“Agar sistem peringatan dini dapat berjalan secara efektif maka dibutuhan pastisipasi masyarakat yang berada di daerah berisiko serta memfasilitasi kegiatan-kegatan penyadaran publik dan kesiapsiagaan,” urainya.

Dia juga mengatakan, Kabupaten Magetan sendiri masuk dalam program ini, karena sesuai kajian resiko bencana memang wilayah Kabupaten Magetan khususnya Desa Ngelang, masuk katogori cek dam, sehingga sangat perlu dipasang alat pendeteksi banjir berbasis masyarakat.

Sesuai rencana alat pendeteksi banjir  EWS akan dipasang pada hari Kamis, (11/11/2021) mendatang.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.