Connect with us

SKI News

Akibat Covid 19, Sumadi Sehari Hanya Laku 10 Mangkok Mie Ayam

Published

on

Sumadi saat melayani pembeli

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Kurang lebih satu pekan ini sejumlah pelaku usaha makanan di kabupaten Magetan, Jawa Timur  mulai kebingungan sebab hasil omset yang didapat turun dratis.

Seperti Sumadi (63) warga Candi Kecamatan Magetan, Jawa Timur mengaku sangat terpukul akibat pandemi covid 19. Pasalnya usaha jualan mia ayam di kawasan Blom M Selosari Magetan yang digeluti lebih dari lima tahun ini kehilangan omset.

“Adanya virus corona ini kalau dibuat rata-rata mei ayam laku sekitar 10 sampai 20 mangkok. Beda jauh dengan sebelumnya perhari mulai pukul 10:00 WIB sampai pukul 21:00 WIB bisa laku 45 mangkok sampai 50 mangkok bahkan lebih,”ujar Sumadi kepada jurnalis suara kumandang, Kamis, (26/03/2020).

Harga satu porsi Sumadi menjualnya Rp 7 ribu plus minuman Rp 3 ribu.”Kalau sehari laku rata-rata 10 mangkok tinggal mengalikan saja mas, ya pulang cuman bawa sekitar Rp 70 ribu sampai Rp 100 ribu. Ya uang segitu habis buat kula’an, terkadang kurang,”kata Sumadi.

“Memang sudah kahanan, mau gimana lagi. Saya nggak berani kula’an banyak, untuk hari ini saya tadi kulo’an mie cuman 2 kilo, itupun kadang habis kadang sisa dan kadang juga kurang. Kalau hari biasanya saya rata-rata habis 7 sampai 8 kg, ”terang Sumadi.

Sementara itu, Sumadi hanya pasrah dengan keadaan, dia hanya bisa berharap masalah covid 19 cepat berlalu dan bisa kembali normal.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.