Connect with us

SKI News

Akibat Covid 19, Pelaku Usaha Di Magetan Mulai Lesu

Published

on

Jalan Sawo Selosaro Magetan, Foto Selasa,(24/03/2020)

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Serangan covid 19 ternyata tidak hanya secara telak menyerang kesehatan manusia. Akan tetapi juga menjatuhkan ekonomi di Indonesia khususnya di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Setalah Magetan dinyatakan zona merah dengan status darurat corona atau covid 19 sejumlah pelaku usaha wisata dan industry di Kabupaten Magetan kehilangan pendapatan.

Eko Patrianto salah satu pemilik toko sepatu Praktis di jalan sawo Selosari Kabupaten Magetan sejak adanya kebijakan Pemerintah Magetan untuk menutup semua wisata di Magetan. Pihaknya mengalami kehilangan pendapat yang cukup signifikan.

“Nihil pembeli, sejak ditutupnya sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Magetan,”ujar Eko kepada jurnalis suara kumandang.

Dijelaskan pula, bahwa bila tidak ada pandemic covid 19 rata-rata perhari 15 sampai 30 pasang sepatu laku terjual, namun sekarang sejak ada pandemic covid 19 tidak ada pembeli satupun.

“Bulan ini mungkin saya bisa menggaji 14 karyawan saya, untuk bulan depan kami harus bagimana, belum lagi pembayaran lainnya seperti di bank kami tidak bisa berbuat banyak,”kata Eko.

Menurut Eko, sejak ditutupnya sejumlah wisata di Magetan yang merasakan dampaknya tidak dirinya saja, akan tetapi semua pelaku usaha di jalan Sawo juga merasakan. “Sampean bisa lihat sendiri di jalan Sawo, nggak satupun calon pembeli yang kelihatan, kalaupun ada mereka penduduk sini,”terang Eko.

“Saya kira tidak hanya saya saja, semua pelaku usaha di Magetan juga merasakan demikian. Kami berharap pihak pemerintah memberi kebijakan kepada pelaku usaha seperti kami ini,”ucap EKo.

Senada yang dikatakan penjual bakso di kawasan Kecamatan Lembeyan, sejak diberlakukannya kebijakan pemerintah menutup semua tempat wisata maupun diliburkannya anak sekolah penghasilan berjualan bakso mengalami penurutan yang sangat dratis.

“Waduh mas, ura iso dihitung berapa presen, tapi yang jelas rugi dan sepi pakai banget,”kata Sajarmi.

Masih banyak contoh lainnya yang mengalami serupa. Sesuai informasi, bahkan sejumlah pedagang di alun-alun Magetan juga mulai mengeluhkan dengan keadaan sekarang.

Sementara itu, dari sejumlah pelaku usaha di Magetan berharap peristiwa ini segera selesai dan bisa kembali normal seperti sediakala.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.