SKI News
Kemarau Belum Pergi, MKSO Kebun Dhoho Kediri Minta Hujan Lewat Salat Istisqa

Manajemen dan karyawan MKSO Kebun Dhoho Kediri khusyuk mengikuti Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon hujan di tengah kemarau berkepanjangan, Kamis (8/10/2026).
Suarakumandang.com, BERITA KEDIRI. Menghadapi kemarau berkepanjangan, Manajemen dan karyawan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) MKSO Kebun Dhoho Kediri menggelar Salat Istisqa, Kamis (8/10/2026).
Salat meminta hujan tersebut digelar sebagai ikhtiar spiritual sekaligus doa bersama agar hujan segera turun dan kebutuhan air bagi tanaman tebu di area perkebunan terpenuhi.
General Manager MKSO Kebun Dhoho Kediri, Juni Yanto, mengatakan upaya teknis terus dilakukan perusahaan untuk menjaga kondisi tanaman tebu selama kemarau.
Salah satu langkah dilakukan melalui pemanfaatan tiga sumur besar guna membantu pengairan area perkebunan, terutama lahan membutuhkan pasokan air.
“Di kesempatan ini kami berusaha dan juga berdoa, mengharap Allah menurunkan hujan,” kata Juni Yanto.
Menurut Juni, berbagai upaya teknis merupakan bentuk ikhtiar manusia. Namun, kemampuan manusia memiliki batas sehingga doa tetap diperlukan sebagai bentuk permohonan pertolongan kepada Tuhan.
“Sebagai hamba lemah, kami sadar segala daya dan upaya teknis manusia memiliki batasan. Oleh karena itu, manajemen dan karyawan MKSO Kebun Dhoho berkumpul untuk melaksanakan Salat Istisqa dan bersama-sama mengharap turun hujan,” jelasnya.
Juni berharap Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar bersama sehingga hujan segera turun dan mampu memenuhi kebutuhan air tanaman tebu di seluruh areal Kebun Dhoho.
Di tengah kondisi kemarau, manajemen juga memperketat pemantauan tanaman. Seluruh karyawan bertugas di setiap pos lahan diminta meningkatkan pengawasan kondisi tanaman tebu.
Setiap perkembangan kondisi tanaman wajib dipantau serta dilaporkan secara rutin. Bila ditemukan lahan membutuhkan penanganan, langkah tindak lanjut dapat segera dilakukan.
“Setiap pos wajib melaksanakan laporan harian untuk pantauan setiap lahan,” tegasnya.
Pemanfaatan tiga sumur, pemantauan lapangan, laporan harian, serta Salat Istisqa menjadi rangkaian ikhtiar MKSO Kebun Dhoho dalam menjaga tanaman tebu tetap optimal hingga masa panen.
Manajemen berharap cuaca segera membaik dan hujan turun sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi.**
Jurnalis: Pendi.
