150 Petani Jeruk Pamelo di Magetan Mendapat Pelatihan

Eddy Suseno Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPH-PKP ) kabupaten Magetan saat memberikan sambutan

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Berbagai cara yang dilakukan pemerintah kabupaten Magetan, Jawa Timur untuk meningkatkan hasil panen jeruk pamelo yang  berkualitas.

Eddy Suseno Kepala Dinas Tanaman Pangan,  Hortikultura,  Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPH-PKP ) kabupaten Magetan mengatakan pihaknya telah mendapatkan fasilitasi dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI)  dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro)  untuk mendapatkan pelatihan budidaya jeruk .

.”Jadi kita nanti dari hasil penelitian dan kajian Balitjestro akan disampaikan kepada para petani  supaya untuk menambah wawasan dan memperbaiki cara budidaya yang selama ini mungkin kurang pas atau bagimana, sehingga kemajuan untuk perkembangan jeruk pamelo masih tersendat sendat,”ujar Eddy .

Harapannya  TPH-PKP dengan pelatihan ini nanti para petani sudah mendapat kan ilmu dan wawasan budidaya jeruk pamelo yang lebih baik.

Setelah mendapat pelatihan mereka akan didampingi PPL di setiap kecamatan masing-masing.”Dari situ nanti pihak PPL akan mendampingi petani untuk melaksanakan  teknologi teknologi baru.

Sering gagalnya panen jeruk pamelo disebabkan yaitu masalh air dan jenis penyakit yang menyerang tanaman jeruk.”Itu yang paling sulit yaitu penyakit hama jeruk. Nanti setelah mendapat pelatihan ini mereka bisa lebih paham bagimana cara untuk menanggulangi hama penyakit jeruk pamelo.

Sementara itu, dalam acara pelatihan budidaya jeruk yang digelar di alua TPH-PKP dihadiri Eddy Suseno TPH-PK,  perwakilan dari Kemenristekdikti RI, Balitjestro, dua anggota DPRD Kabupaten Magetan  serta 150 petani jeruk pamelo.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.