SKI News
Warga Tladan Kawedanan Keluhkan Limbah Tahu dibuang ke Sungai

Ribut Cahyo Prasetyo warga desa Tladan
Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN.Kurang lebih Dua tahun lamanya warga Desa Tladan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur mulai merasakan hidup tak nyaman akibat bau limbah tahu yang dibuang ke sungai. Tak hanya bau yang sangat mengganggu, Limbah pabrik tahu juga menyebabkan air tak bisa dipakai.dan banyak ikan yang mati.
Ribut Cahyo Prasetyo warga desa Tladan mengatakan warga desa Tladan merasakan hidup tak nyaman sudah dua tahun akibat pembuangan limbah tahu dari pabrik rumahan.
“Selain bau tak enak, akibat limbah air sungai tak bisa dipakai lagi. Biasanya air disungai sini oleh warga buat mandi dan mencuci jika musim kemarau tiba,”kata Ribut.
Dijelaskan pula, kalau saat pabrik sedang membuang limbah air sungai penuh dengan busa dan mengeluarkan bau tak enak dan sangat menyengat.”Bahkan semenjak ada limbah banyak ikan disungai mati, selain itu, juga mengganggu lingkungan hidup,”jelas Ribut, Rabu,(21/11/2018).
Sementara Hari Purnomo pemilik pabrik tahu yang terletak di desa Ngunut menjelaskan usaha berbahan dari kedelai ini sudah memiliki ijin resmi.
Bahkan ia mengklim selama ini tidak ada komplin dari warga.
Bahkan dari warga desa Tladan tidak ada yang komplit.”Dia sudah tiga kali begitu, setiap ada begitu saya tunggu tidak ada apa-apa, bahkan sampai ketiga kalipun juga tidak ada apa-apa.Itukan bukan keluhan dari masyarakat, itu isu orang yang tidak senang,”terang Hari Purnomo.
Meskipun ia juga mengaku jika limbah tahu dibuang langsung ke sungai karena tidak ada pengelolan limbah.”Prosesnya ya dibuang ke sungai, kan lingkungan jauh dari perumahan . Kalau dibuang kan belum ada pengelolaan,”jujurnya.Cahyo.
