Stadion Yosonegoro Kembali Bermasalah, Kali Ini Soal Bangunan Tempat Jualan Tiket

AHLI FUNGSI: Bangunan tempat jualan tiket di stadion  berahli fungsi kafe

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Café yang terletak di Stadion Yosonegoro Kabupaten Magetan, Jawa Timur ini menjadi buah bibir masyarakat Magetan. Pasalnya bangunan yang menelan biaya Rp. 868 Juta ini tidak sesuai rencana awal Pemerintah Kabupaten Magetan dalam pembangunan Stadion Yosonegoro Magetan.

Saat ini bangunan tempat pembelian tiket berubah fungsi menjadi café atau warung tongkrongan. Munculnya cafe di Stadion Yosonegoro membuat sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Magetan kaget.

“Kami akan mencari tahu kenapa bangunan yang didanai oleh Pemerintah Kabupaten Magetan sebesar Rp 866 juta ini bisa berubah fungsi. Bahkan dikelola oleh pihak lain,” ujar Suratman Wakil Ketua DPRD Kabuaten Magetan, Minggu, (03/02/2019).

Suratman juga heran kenapa bangunan tempat penjualan tiket berubah.” Bagaimana prosesnya kok bangunan ticketing kini jadi lokasi makan- minum,” heran Suratman.

Dalam hal ini, Suratman menegaskan akan membongkar fakta kejadian yang sebenarnya, dibalik alih fungsi bangunan tersebut.” Kita akan cari tahu prosesnya hingga alih fungsi tersebut. Karena itu sudah tidak benar, masak bangunan untuk jualan tiket jadi cafe,” ucap Suratman.

Stadion Yosonegoro milik Pemerintah Kabupaten Magetan saat ini banyak mengalami masalah sehingga membuat sejumlah Anggota DPRD ragu dan mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membangkitkan Persatuan Sepakbola Magetan (Persemag) yang kini mati suri.

“Rusaknya lapangan stadion saja belum reda yang berdampak gagalnya seleksi tim sepakbola Porprov Jatim 2019, kini muncul masalah baru yakni  bangunan tiket alih fungsi jadi cafe, kami jadi mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kabupaten Magetan  untuk membangkitkan Persemag,” terang Suratman.

Sesuai informasi Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya dan Bina Marga (CKBM) menganggarkan dana sebesar Rp. 865.988.000. Mega proyek tahap III mulai dikerjakan 31 Agustus dan selesai dikerjakan 31 Desember 2016 dan kini belum jelas lagi kapan akan dilanjutkan.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.