SKI News
SPI Menunggu, Pokir Memanas! Isu Dua Kadis Dipanggil Kejaksaan Magetan Dibantah Andi Sofyan: “Tidak Ada Pemanggilan!”

kasi inteljen Kejari Magetan Muhammad Andi Sofyan
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Jagat birokrasi Magetan kembali bergetar setelah isu dua kepala dinas disebut-sebut dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan.
Namun sebelum rumor ini menjalar lebih liar, klarifikasi resmi justru memadamkannya seketika.
Sebelumnya, suasana pemerintahan sudah menghangat dengan pembahasan Survei Penilaian Integritas (SPI) rapor tahunan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai tingkat kejujuran pemerintah daerah.
Penilaian dilakukan dari tiga jalur: internal, eksternal, dan expert, melibatkan ASN, masyarakat, auditor, hingga wartawan.
Skor SPI sendiri akan diumumkan pada 9 Desember 2025, saat peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.
Belum tuntas soal SPI, Pokok Pikiran (Pokir) DPRD kembali menjadi tajuk panas. Pokir diklaim sebagai penjaring aspirasi rakyat malah menuai tanya, benarkah ini murni aspirasi masyarakat atau justru kepentingan tertentu?
Secara hukum, Pokir memang diatur dalam mekanisme RKPD–RPJMD. Tetapi, penting dicatat,
Pokir bukan hak mutlak DPRD—hanya usulan, bukan instruksi wajib.
Pihak Inspektorat pun menjelaskan bahwa mereka tidak memiliki kewenangan langsung atas Pokir legislatif. Pengawasan baru bisa dilakukan ketika anggarannya masuk ke SKPD.
Bahkan pihak Inspektorat sebelumnya mengaku belum mendengar kabar tersebut.
Kini, sumber utamanya muncul dan angkat suara.
Inteljen Kejari Magetan Muhammad Andi Sofyan Tegas Membantah
Saat dikonfirmasi Suarakumandang.com, kasi Inteljen Kejari kabupaten Magetan, Muhammad Andi Sofyan, menjawab lugas tanpa basa-basi:
“Selama ini tidak ada pemanggilan dua kepala dinas Magetan seperti isu yang beredar.”jelas Andi.
Pernyataan ini menjadi garis tebal bahwa kabar pemanggilan dua kadis tidak pernah terjadi.
Tak ada pemeriksaan, tak ada agenda pemanggilan, tak ada tindakan hukum menyasar dua pejabat tersebut.
Rumor itu dipastikan hanya gosip liar tidak bersumber dari Kejaksaan.
Pada akhirnya, SPI tetap menjadi tolok ukur integritas, Pokir tetap menjadi arena panas politik lokal, dan rumor pemanggilan dua kadis sudah terbantahkan secara resmi.
Jurnalis:Tim Redaksi.
