Connect with us

SKI News

Siswa SMKN 1 Tewas Tersengat Listrik Saat Praktek Di Sekolah

Published

on

Petugas usai memasang garis polisi untuk diamankan lokasi kejadian

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Kisah memilukan yakni seorang pelajar kelas 11 Sekolah Menengah Keatas Negeri 1 (SMKN 1) 1 Kabupaten Ponorogo, Jawa  Timur  jurusan Otomasi Industri tewas tersengat aliran listrik bertegangan tinggi saat praktek di sekolah. Korban meninggal saat dilarikan ke rumah sakit.

Korban bernama ES (17) warga KelurahanTonatan, kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebelum kejadian sekitar pukul 07.00 WIB korban tengah mengikuti kegiatan praktek di sekolah.

Dan menurut sejumlah saksi mata sekitar pukul 09.00 WIB, saat itu korban yang berada di ruang praktek hendak menyalakan alat yang baru saja dirangkai korban bersama empat rekannya.

Namun naas, saat berusaha menyalakan alat, korban justru terjadi konslet hingga mengakibatkan korban tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Mengetahui kejadian tersebut rekan korban langsung berusaha menolong dengan cara mendorong korban. Dan langsung melarikan korban ke rumah sakit umum ‘Aisyiyah Ponorogo.

 “Anak itu mencoba alat yang telah dirangkai, di ruang kerja,  yang tangan kiri pegang alat praktek yang tangan kanan menghidupkan itu sehingga terjadi konslet,”ujar Sudjono Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Jenangan.

Masih katanya, saat kesetrum kemungkinan dialat yang dipegang korban masih ada aliran listrik yang masih menyala.

Hasil pemeriksaan awal, korban tewas akibat tersengat listrik.  Selain itu terdapat luka bakar di kedua tangan dan wajah akibat terbentur lantai saat tersengat listrik.

Sementara itu, AKP Supardi Kapolsek Jenangan menjelaskan bahwa sesuai keterangan rekan korban dari 4 orang berada di satu meja, sedangkan kabel belum menempel di panel, selanjutnya korban sudah menghidupkan saklar kemudian kena aliran listrik.

“Korban mengalami luka bakar di kedua telapak tanganya terus luka sedikit pada muka korban,”paparnya.

Untuk memastikan penyebab kematian korban. Polisi masih akan melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.   

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *