SKI News
Pri Gardu: Tes Tulis Calon Sekretaris, Perangkat Desa di Bulugledeg Tanpa Uang dan Politik

Suasana ujian tulis sekretaris desa dan perangkat desa Bulugedeg, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur di balai desa.
Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Pelaksanaan ujian tulis sekretaris desa dan perangkat desa Bulugledeg , Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur dilaksanakan pada Selasa, (25/12/2018) berjalan dengan baik. Ujian dilaksanakan di Balai Desa diikuti 13 peserta yang terdiri dari 8 formasi jabatan sekretaris desa dan 5 formasi jabatan kasi kesejahteraan.
“Pihak panitia memang sengaja mengadakan acara pelaksanaan ujian tulis sekretaris desa dan perangkat desa dengan beberapa rangkaian acara. Salah satu rangkaian acara sebelum dimulai ujian pihak panitia mengadakan selamatan nasi tumpeng,” ujar Supriyanto ketua panitia.
Kata Pri Gardu demikian panggilan akrabnya, dari 13 peserta kesemuanya kebetulan adalah umat Muslim semua, sehingga sebelum dilakukan pelaksanaan ujian pihak panitia menggelar acara selamatan tumpeng serta doa sesuai ajaran agama Islam, karena diyakini jika ingin menjalankan sesuatu dengan cara agama Islam “ seperti misal ujian ini” Islam akan membawa keberkahan dan keselamatan.
Bahkan sebelum ujian dilaksanakan pihak panitia memilih calon peserta sekretaris desa maupun perangkat desa yang “benar dan pinter”. ”Jadi disini kita sebagai panitia mencari calon yang benar dulu dan jujur dulu dan selanjutnya baru pintar. Termasuk konsenkuensi dari panitia kita benar-nenar jujur tidak main politik, keluarga ataupun main uang suap ,’murni bersih’, ”tegas Pri Gardu kepada wartawan.selasa,(25/12/2018).
Bahkan sebelum penetapan panitia pelaksanaan ujian sekretaris desa dan perangkat desa Pri Gardu beserta panitia lainnya bersumpah tidak melakukan kecurangan. ”Kami bersumpah demi Allah bahwa kita melaksanaan pelaksanaan ujian ini dilakukan secara sejujur-jujurnya,”jelas Pri Gardu.
“Ini kami lakukan karena ingin membuktikan kepada seluruh desa Bulugledeg khususnya masyarakat Magetan pengadaan sekretaris desa dan perangkat desa di desa Bulugedeg murni tanpa sedikitpun berbau keluarga, uang ataupun politik,”paparnya.

FOTO BARENG:Sejumlah peserta dan panitia pelaksanaan ujian tulis sebelum dimulai foto bareng di aula balai desa.
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) pihak panitia jauh hari sebelumnya melakukan sosialisasi. “Dari awal kami sudah sosialisasikan dan kami tegaskan jika sampai ada peserta yang ingin menemui saya ataupun siapa saja yang ingin lolos maka kami langsung coret dan dan saya nyatakan tidak lolos meskipun peserta belum ikut ujian,”kata Pri Gardu.
“Alhamdulilah semenjak adanya peraturan itu tidak satupun peserta yang bermain ke rumah saya dengan alasan untuk diloloskan,”ucapnya.
Pri Gardu menceritakan sebelum ujian dimulai beberapa hari lalu ada salah satu peserta yang datang ke rumah untuk minta doa restu kepada orang tua saya dan istri saya. “Mungkin karena saking takutnya di Dis sampai saya tidak dimintai restu,”kata Pri Gardu sambil tersenyum.
Pelaksanaan ujian tulis sekretaris desa dan perangkat desa Bulugledeg , Kecamatan Bendo, ternyata mendapat aspirasi dari kepala desa.”saya atas nama pemerintah desa Bulugledeg mengucapkan terima kasih kepada ketua panitia yang mana dalam pelaksanaan ujian tulis sekretaris desa dan perangkat desa dilaksanakan secara seadil-adilnya dan sejujur-jujurnya,”ujar Suyadi Anto Wibowo Kepala Desa Bulugedeg.
“Sekali lagi kami atas nama pemerintah desa sangat membutuhkan seorang sekretaris desa dan perangkat desa yang benar-benar baik dan jujur. Bahkan tidak hanya baik dan jujur akan tetapi pemerintah desa juga membutuhkan seorang perangkat desa yang pandai komputer dan internet yang bisa mengikuti perkembangan jaman,”terang Suyadi Anto Wibowo.

Penyerahan nasi tumpeng dari Suyadi Anto wibowo kepala desa Bulugledeg kepada ketua panitia Pri Gardu (kanan)
Untuk terhindar dari KKN pemerintah desa sudah mempunyai komitmen dengan ketua panitia dan panitia lainya yakni dalam Pelaksanaan ujian tulis sekretaris desa dan perangkat desa benar-benar dilakukan secara seadil-adilnya dan sejujur-jujurnya.”Ini kami lakukan demi kemajuan desa Bulugedeg untuk tercapai pemerintah desa yang bersih dan baik,”berharap.
Sementara itu dalam pelaksanaan ujian tulis sekretaris desa dan perangkat desa berjumlah 17 peserta, 1 mengundurkan diri 3 tidak lolos ujian komputer. Dari ke 4 peserta yang satu calon sekretaris desa mengundurkan diri dan 3 peserta perangkat desa tidak lulus ujian komputer yang dilaksanakan beberapa pekan lalu.
Rabu,(26/12/2018), kabar terakhir dari ke 13 peserta usai pelaksanaan ujian tulis sekretaris desa dan perangkat desa yang digelar di Aula Balai Desa Bulugedeg via WhatsApps mengucapkan terima kasih kepada ketua panitia serta panitia lainnya dalam pelaksanaan ujian tersebut.
Sementara itu, dalam pelaksanaan ujian tes tulis dihadiri Kapolsek Bendo, Dan Ramil, Camat, serta tokoh masyarakat desa Bulugledeg .
Isi pesan tersebut kepada ketua panitia sebagai berikut
Buat panitia terima kasih banyak… Ini satu-satunya Desa yang melaksanakan ujian benar-benar jujur, professional dan akuntabel. Salam hormat buat panitia semua.”Dalam hal ini peserta mengajak wisata bersama, dan kami menyetujui dengan alasan ucap syukur kepada Allah SWT ,”pungkasnya. Cahyo.
