SKI News
Polsek & KUA Sukorejo “Gandengan Tangan” Hadang Narkoba, Pemuda Diajak Melek Ancaman Jajanan Berbahaya

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Cara mencegah narkoba ternyata tak melulu soal razia dan tes urine. Di Dukuh Mening, Desa Prajegan, Sukorejo, Polsek Sukorejo justru menggandeng KUA Sukorejo untuk menguatkan benteng iman sekaligus menyalakan alarm bahaya narkoba di telinga para pemuda Karang Taruna Bhakti Nusa.
Sekitar 60 pemuda hadir dalam kegiatan penyuluhan tersebut (12/2025).
Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri, tampil lugas. Ia mengingatkan bahwa narkoba bukan sekadar “barang haram”, melainkan ancaman bisa menyapu bersih satu keluarga, satu lingkungan, bahkan satu generasi jika dibiarkan merajalela.
“Yang jadi korban bukan cuma pengguna. Orang tua, keluarga, lingkungan semua bisa kena dampaknya,” tegasnya.
Agus Tri juga membunyikan alarm tambahan: narkoba kini banyak menyaru dalam bentuk jajanan anak di bawah umur.
“Kadang kita nggak sadar, yang keliatannya biasa saja ternyata sudah dicampur macam-macam,” ujarnya.
Ia pun mengajak warga menggencarkan pengamanan lingkungan. “Polri tanpa masyarakat itu ya hanya tinggal seragamnya saja. Ayo jaga bareng-bareng.”
Sementara itu, Kepala KUA Sukorejo, Muhammad Auliyaussofi, memberikan “vitamin batin” bagi para peserta. Ia mengingatkan bahwa pemuda adalah pewaris bangsa, dan tak ada bangsa yang berdiri tegak jika generasinya roboh karena narkoba.
“Kalau pemuda sampai ikut terjerumus, runtuhlah benteng negara,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya memilih pergaulan yang baik, karena lingkungan buruk hanya perlu satu celah untuk merusak masa depan.
Kegiatan ini ditutup dengan ajakan bersama: pemuda Sukorejo harus jadi contoh bukan korban. Terhindar dari narkoba, kuat iman, kuat lingkungan.
