Connect with us

SKI News

Perikanan Magetan Makin Ngebut, Target Budidaya 1.837 Ton dan Tangkap PUD 47,5 Ton

Published

on

Kepala Dinaskan Nur Haryani

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Sektor perikanan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur terus digenjot sebagai salah satu pilar ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan, Nur Haryani, menjelaskan tahun 2025 pihaknya menargetkan produksi perikanan budidaya sebesar 1.837 ton.

Sementara itu, produksi perikanan tangkap di perairan umum daratan (PUD) ditargetkan mencapai 47,5 ton.

Program pengembangan perikanan difokuskan pada penyediaan “pangan biru” atau protein ikan bergizi tinggi, terjangkau, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut langkah ini juga sejalan dengan upaya mendukung program makan bergizi gratis (MBG) serta menekan angka stunting.

“Untuk sektor budidaya, optimalisasi lahan perikanan terus dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi,”ujar Nur.

Komoditas unggulan seperti lele, nila, gurami, patin, dan tombro menjadi andalan dalam mendongkrak produksi.

Selain itu, penerapan teknologi tepat guna seperti sistem bioflok mulai diperluas guna meningkatkan efisiensi dan hasil produksi.

“Pengembangan kawasan budidaya tematik juga dilakukan di sejumlah kecamatan sebagai upaya memperkuat pasokan ikan lokal,”jelasnya.

Di sisi hilir, pemerintah daerah turut mendorong penguatan UMKM pengolahan ikan.

Fasilitasi akses pasar, promosi produk, hingga penguatan kelembagaan menjadi strategi untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus konsumsi ikan masyarakat.

Sementara itu, sektor perikanan tangkap di perairan umum daratan juga terus dioptimalkan melalui program restocking atau penebaran ikan.

Upaya ini bertujuan menjaga kelestarian sumber daya sekaligus meningkatkan hasil tangkapan di sungai, danau, dan embung.

Dengan target yang jelas dan strategi yang terarah, sektor perikanan Magetan diharapkan mampu terus tumbuh dan menjadi tulang punggung dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *